Polres OKU Timur Tembak Mati Grandong

Senjata api yang berhasil disita polisi dari tangan tersangka

MARTAPURA, SRIPO – Jajaran Reskrim Polres OKU Timur pimpinan AKP Yon Edi Winara berhasil menangkap salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan yang selama ini meresahkan masyarakat dan pengguna jalan di Kabupaten OKU Timur karena tidak segan untuk menembak dan membunuh korbannya yang melakukan  perlawanan.

Tersangka Rossi (25) warga Kecamatan BP Peliung Kabupaten OKU Timur berhasil dilumpuhkan di ruas jalan irigasi setelah sebelumnya sempat terjadi baku tembak dngan petugas. Pelaku berhasil ditangkap setelah terkena tembakan petugas dan meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju RSUD Martapura.

“Kita menyergap pelaku saat akan beraksi. Anggota kita menunggu hingga beberapa jam di Desa Pahangasri dimana informasi yang kita dapat pelaku akan beraksi dilokasi tersebut. Ketika pelaku tiba dilokasi bersama rekannya. Kita langsung melakukan penyergapan. Pelaku yang dibonceng langsung melompat dan mencabut senjata api dari pinggangnya serta menembak ke arah polisi,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Saut P Sinaga melalui Kasat Reskrim AKP Yon Edi Winara Rabu (20/1).

Menurut Yon Edi, sempat terjadi baku tembak antara pelaku dengan polisi hingga akhirnya pelaku terkena tembakan polisi dibagian dada. Sebelumnya pelaku pernah melakukan beberapa kali perampokan diantaranya terhadap korbannya Dwi Setiawan yang mengalami luka tembak pada dada tembus ke bagian lengan tangan kiri.

“Dari tangan tersangka kita berhasil mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis FN warna putih/silver bergagang hitam serta amunisi FN tiga butir dan satu bilah sajam jenis pisau dengN panjang 35 cm bergagang kayu warna coklat dari pinggang sebelah kanan. Sedangkan rekan pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran,” kata Yon Edi.

Penangkapan terhadap tersangka kata dia, berdasarkan laporan korbannya Dwi berdasarkan LP nomor B/149/IX/2014/Sumsel/OKU Timur tanggal 30 sep 2014. Dengan hasil visum menyatakan, korban mengalami luka tembak pada dada tembus ke bagian lengan tangan kiri.

“Tersangka merupakan salah satu Target Operasi (TO) karena sudah meresahkan masyarakat,” kata Yon Edi. (hen).