Anggarkan 40 M Bangun Jalan Provinsi OKUT

 

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  (Sumsel) menganggarkan dana sebesar Rp 40 Miliar (M) untuk dialokasikan pada pembangunan jalan provinsi di Kabupaten OKU Timur. Rencananya dana puluhan Miliar tersebut akan digunakan untuk memperbaiki jalan provinsi mulai dari kecamatan Buay Madang hingga kecamatan Belitang dan kecamatan Madang Suku III.

“Sebelum dilantik saya dipanggil pak gubernur. Dia meminta pemerintah OKU Timur untuk menjaga keharmonisan masyarakat dan merangkul seluruh element masyarakat dan tokoh agama. Selain itu, pak Gubernur juga meminta agar komunikasi antara pemerintah kabupaten dengan provinsi selalu dijaga. ‘Tahap awal saya serahkan dana sebesar Rp 40 M silakan perbaiki jalan di OKU Timur. Jika pembangunannya baik, bulan Agustus akan ditambah lagi Rp 20 M’,” kata Bupati OKU Timur HM Kholid MD menirukan ucapan gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin saat syukuran di kediamannya Sabtu (20/2/2016) lalu dihadapan ribuan tamu undangan yang hadir.

Menurut Kholid, pembangunan jalan provinsi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat mudah-mudahan  akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.

“Meskipun anggaran pemerintah cukup banyak jika tidak disertai dengan dukungan dan peran serta masyarakat semuanya tidak akan maksimal. Untuk itu marilah kita berdoa bersama dan bahu-membahu agar masalah yang menjadi keluhan masyarakat bisa segera teratasi,” kata Kholid.

Selain itu, rasa memiliki masyarakat juga tentunya harus ditingkatkan terutama dalam menjaga aset daerah. karena jika rasa memiliki dari masyarakat sudah menipis, maka pembangunan yang dilaksanakan tidak akan bertahan dan akan menjadi sia-sia.

“Intinya dalam membangun suatu daerah harus dilihat berdasarkan kebutuhan masyarakat bukan keinginan ataupun kepentingan suatu golongan. Jika sudah dilaksanakan maka mudah-mudahan apa yang dilakukan pemerintah akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” kata Kholid.