Kholid dan Feri Terima Gelar Kehormatan

loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Lembaga Adat Suku Komering, memberikan gelar Kehormatan komering terhadap Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan Feri Antoni SE yang baru dilantik sebagai Bupati dan wakil Bupati oleh Gubernur Sumsel 17 Februari lalu di Palembang.

Meskipun HM Kholid bukan merupakan warga pribumi OKU Timur, namun kiprahnya selama puluhan tahun di OKU Timur untuk membangun dan mencerdaskan masyarakat dengan membangun pondok pesantren, perguruan tinggi dan berbagai upaya lainnya menjadi salah satu pertimbangan lembaga adat untuk memberikan gelar tersebut. Pemberian adat sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Adat OKU Timur, A Ramli Mustika Ratu.

Bupati HM Kholid MD mendapat gelar Raja Nata Negara, sedangkan wakil Bupati Fery Antoni mendapat gelar Pangeran Muda. Selain bupati dan wakil Bupati, Ketua TP PKK dan wakil ketua juga mendapat gelar kehormatan yakni Ratu Indoman untuk Ketua TP PKK, dan Ratu Tutukan untuk wakil ketua TP PKK.

Dalam sambutannya, ketua Adat Komering Ramli Mustika Ratu mengatakan, sebelum pemberian gelar dilakukan terlebih dahulu, dewan adat menggelar musyawarah untuk memberikan gelar yang sesuai kepada Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur tersebut.Prosesi pemberian adat ini ditandai dengan pemakaian baju adat Komering lengkap dengan tanjak.

“Gelar untuk Bupati HM Kholid MD Raja Nata Negara berarti sang pemimpin, pengayom rakyat yang juga sesuai dengan perilakunya sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana. Sedangkan untuk Hj Rusmiati Kholid yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK OKU Timur, diberi gelar Ratu Indoman. Dan untuk Wakil Bupati, Feri Antoni SE diberi gelar adat Pengiran Muda yang berarti Pemimpin Muda yang menjadi panutan masyarakat. Sesuai dengan sosoknya, Wakil Bupati adalah tokoh muda yang tampan, energik, dan berwibawa. Sedangkan untuk ibu Wabup sendiri, Lilik Setio Rini mendapat gelar Ratu Tutukan,” katanya.

Sedangkan HM Kholid dalam sambutannya mengatakan bahwa dukungan dan peran serta masyarakat dalam memajukan OKU Timur tidak bisa dilaksanakna tanpa adanya peran serta dan dukungan dari masyarakat.

“Kami akan membangun OKU Timur tanpa membeda-bedakan suku, agama maupun ras untuk seluruh masyarakat OKU Timur. Disamping itu, kami juga akan berbagi tugas, mana tugas bupati dan wabup sehingga seberat apapun tugas yang diemban akan menjadi ringan jika dibagi,” ujar Kholid.