Tabungkan Uang Logam Untuk Umrah

Wanita Paruh baya menabungkan uang logam yang sudah ditabungnya selama enam tahun terakhir ke Bank BNI Syariah untuk keperluan menunaikan ibadah umrah.
Wanita Paruh baya menabungkan uang logam yang sudah ditabungnya selama enam tahun terakhir ke Bank BNI Syariah untuk keperluan menunaikan ibadah umrah.
Wanita Paruh baya menabungkan uang logam yang sudah ditabungnya selama enam tahun terakhir ke Bank BNI Syariah untuk keperluan menunaikan ibadah umrah.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Sejumlah pegawai Bank Negara Indonesia Syariah, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur tersentak dan terenyuh ketika kantor mereka dimasuki wanita paruh baya berjilbab Selasa (23/2) sekitar pukul 13.00.

Dengan mengenakan gamis putih dan anrok warna hitam, wanita yang diketahui bernama Eliyarti (57), yang tinggal di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura ini mendatangi kantor Bank BNI Syariah di Desa Tanjung aman dengan membawa asoy berwarna putih.

Awalnya tidak ada yang menyangka asoy berwarna putih yang telihat cukup berat tersebut berisikan uang yang akan ditabungnya. Namun ketika wanita tua yang sudah menjada tersebut menyampaikan niatnya kepada petugas bank untuk menabung dan mengeluarkan isi asoy tersebut, betapa terkejutnya mereka ketika melihat kaleng yang ada di dalam asoy itu berisikan tumpukan uang logam dengan berbagai nominal pecahan sudah tersusun.

Sejumlah petugas Bank-pun terkesima ketika mengetahui tujuan dari nenek tua tersebut mendatangi bank BNI Syariah dengan membawa uang logam tersebut. Dengan keyakinan dan suara yang pasti, Eliyarti menyampaikan niatnya untuk menabungkan uang yang sudah dikumpulkannya selama enam tahun itu untuk keperluan menunaikan ibadah umrah ke Baitullah.

Nenek tua yang kesehariannya merupakan seorang guru ngaji tersebut dengan penuh keyakinan berusaha untuk mencapai niat dan tujuannya yang sudah diinginkannya sejak dahulu untuk bertamu ke rumah Allah. Meski dirinya sadar apa yang dilakukannya sangat sulit, namun dirinya tetap meyakini bahwa kekuasaan Allah sangat besar dengan harapan tabungan yang diperolehnya mengajar mengaji bisa membawanya ke tanah suci.

Setelah melihat isi dari asoy yang dibawa Eliyarti, petugas bank-pun kemudian langsung menghitung jumlah uang yang dibawa sehingga diketahui jumlah uang yang akan ditabungkannya sebesar Rp. 1.570.000. Dengan pecahan Rp 500 dan pecahan uang koin lainya.

Janda empat anak yang saat ini hanya tinggal bersama seekor kucing kesayangannya tersebut dengan tegar terus berupaya untuk menabung agar cita-citanya bisa terpenuhi. Ketiga anaknya yang saat ini sudah berkeluarga tidak bersamanya dan merantau ke luar daerah. Sedangkan satu anaknya lagi mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Eliyarti mengaku sempat ragu membawa uang logam hasil tabungannya mengajar mengaji tersebut ke bank untuk ditabung. Hal itu tidak tidak berlebihan karena beberapa kali dirinya berusaha menabung di Bank namun ditolak karena alasan yang tidak jelas.

“Awalnya ragu untuk menabungkannya di Bank karena beberapa kali ditolak oleh pihak bank,” katanya.

Eliyarti mengaku mengajar anak-anak mengaji di Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Matahari Desa Tanjung Kemala dengan penghasilan yang tidak menentu. Dia mengaku senyum dan keceriaan anak-anak sudah cukup baginya sebagai bayaran. Selain itu, dirinya berharap semuanya akan menjadi amal ibadah serta jembatan untuk menjadi tamu Allah.

Aktifitas sehari-hari Eliyarti cukup padat menjadi seorang pengajar, mulai dari pagi hari dirinya mengajar Paud dan siang hari setelah salat Zuhur mengajar mengaji anak-anak yang sudah berkumpul di rumahnya.

“Saya Ikhlas dalam menjalankan kehidupan ini. Keinginan saya hanya satu yakni menunaikan ibadah umrah,” ungkap Eliyarti yang sudah ditinggal suaminya sejak tahun 1986 tersebut.

Ketika ditanya kenapa dirinya tidak meniatkan untuk berhaji, dirinya mengaku hanya ingin berjumlah dan melihat Ka’bah. Selain itu alasan dirinya tidak menargetkan untuk menunaikan ibadah haji adalah karena lamanya daftar tunggu yang harus dilaluinya.

“Saya khawatir sebelum sempat mendaftar haji, saya sudah dipanggil terlebih dahulu. Untuk itu dirinya membuka tabungan program IB PHI Hasanah di BNI Syariah Martapura,” katanya.