Warga Tolak Metode Blasting CV ATS

Puluhan warga dari desa Condong, Kecamatan Jayapura, OKU Timur menggelar Unjukrasa menolak metode blasting PT ATS.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Puluhan warga Desa Kambang dan Desa Jayapura, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur Kamis (25/2/2016) lalu, menggelar unjukrasa penolakan sisitim blasting (peledakan batu gunung, red) yang akan dilakukan oleh CV Alam Tunggal Semesta (ATS) yang berlokasi di Kecamatan Jayapura OKU Timur.

Unjukrasa dan penolakan tersebut dilakukan puluhan warga beberapa dengan mengandangkan dua unit alat berat yang akan digunakan pihak perusahaan untuk melakukan peledakan.

Dalam aksinya, puluhan warga mengaku akan tetap melakukan penolakan terhadap metode blasting yang akan dilakukan pihak perusahaan yang dianggap akan merusak lingkungan baik sumber mata air, tanaman tumbuh hingga perumahan warga yang disebabkan oleh getaran pengeboman batu gunung tersebut.

“Kami tetap tidak akan berikan izin untuk pihak perusahaan melakukan peledakan dalam penambangan batu gunung. Kalau mau menambang, silakan dengan cara manual seperti tambang yang lain. Getaran ledakan akan merusak merusak dinding rumah dan merusak lingkungan,” kata warga ketika diwawancarai Minggu (28/2/2016).

Dari pengamatan di wilayah perkantoran Pemkab OKU Timur, terlihat alat berat yang disita warga dari pihak perusahaan yang akan digunakan untuk melakukan peledakan masih terparkir hingga persoalan selesai.

Asisten 1 Setda OKU Timur Mgs Habibullah membenarkan bahwa alat berat yang ada di dibawa oleh puluhan warga yang menggelar unjukrasa menolak metode blasting yang akan dilakukan oleh CV ATS. Menurutnya, saat ini alat berat berupa dua Unit truk tronton yang dibawa warga saat ini dititipkan di halaman Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

“Kita akan mendengarkan argumen dari pihak perusahaan dan masyarakat terlebih dahulu mengenai masalah ini agar dalam penyelesaiannya tidak terjadi konflik,” katanya.