HM Kholid MD Saksikan GMT Dengan Bekas Klise Foto

Bupati OKU Timur HM Kholid MD didampingi sekda dan ketua TP PKK menyaksikan Fenomena GMT menggunakan klise yang sudah direkam menggunakan handycam
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Meskipun tidak memiliki peralatan yang canggih untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total (GMT) di Kabupaten OKU Timur, namun masyarakat tetap bisa menyaksikan GMT dengan sangat murah dan tidak mengeluarkan biaya satu rupiahpun yakni hanya dengan menggunakan klise film.

Usai melaksanakan salat GMT bersama, sejumlah masyarakat terlihat memegang klise film yang sudah tidak terpakai dan diarahkan ke Matahari yang mulai membentuk bulan sabit karena sebagian sudah tertutup oleh bulan. Meskipun tidak berbentuk seperti kacamata dan hanya bisa digunakan dengan dipegang, namun masyarakat terlihat antusias menggunakan peralatan sederhana tersebut.

“Tidak perlu harus mengeluarkan uang mahal. Dengan ini saja sudah cukup. Matahari terlihat merah dan tidak menyebabkan sakit pada mata. Bekas film ini bisa digunakan untuk melihat fenomena GMT dan tidak menyebabkan radiasi pada mata,” ungkap Ahmad Nuryakin ketika diwawancarai saat menyaksikan GMT menggunakan klise film.

Salat GMT dilaksanakan di halaman kantor Pemkab OKU Timur dengan dihadiri langsung oleh Bupati OKU Timur yang juga merupakan tokoh agama dan masyarakat OKU Timur HM Kholid MD. Bertindak sebagai imam dalam salat GMT tersebut ketua MUI OKU Timur. Sedangkan yang bertindak sebagai penceramah dalam salat GMT tersebut adalah mantan ketua MUI OKU Timur.

Salam sambutannya sebelum salat dimulai, HM kholid menghimbau kepada masyarakat untuk mensyukuri semua nikmat dan rahmat yang telah diberikan oleh yang maha kuasa termasuk umur sehingga masih bisa menyaksikan fenomena alam yang terjadi puluhan tahun sekali.

“GMT ini pernah terjadi sekitar 50 tahun lalu. Dan generasi kita sempat menyaksikannya. Untuk GMT yang akan datang tentunya kita tidak akan bisa menyaksikannya lagi karena usia,” katanya.

Kholid menegaskan bahwa terjadinya gerhana disebabkan oleh perputaran bulan yang menutupi matahari dan bukan bulan menabrak matahari. Selain itu, Kholid juga menegaskan kepada masyarakat mengenai mitos zaman dahulu yang menyatakan bahwa saat gerhana akan banyak musibah terutama bagi ibu hamil.

“Dalam Islam saat gerhana kita dianjurkan untuk melaksanakan salat gerhana dan ibadah lainnya. Jadi tidak usai mempercayai mitos yang ada. Marilah kita bangun daerah ini dengan dasar agama sehingga semuanya akan berjalan dengan baik dan nikmat,” kata Kholid.

Dari pengamatan, Bupati OKU Timur HM Kholid MD bersama jajaran pegawai dan masyarakat serta alim ulama yang ada di OKU Timur melaksanakan salat GMT Rabu (9/3/2016) pukul 06.45.