OKU Timur Resmi Miliki Kampung KB

Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan wakil Bupati Fery Antoni SE didampingi unsur muspida saat memukul gong peresmian kampung KB.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Kabupaten OKU Timur tahun 2016 resmi memiliki kampung Keluarga Berencana (KB) yang diresmikan langsung oleh Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan Wakil Bupati Fery Antoni, Dandim dan unsur muspida Rabu (16/3/2016). Kampung KB yang terletak di Desa Peracakjaya, Kecamatan Jayapura tersebut menjadi salah satu percontohan akan kesadaran masyarakat dalam menekan angka pertumbuhan penduduk.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutannya mengapresiasi masyarakat Desa Peracakjaya yang telah mendukung program pemerintah tersebut. Bahkan dia mengaku salut kepada kepala desa Peracakjaya dan istrinya yang telah bersedia menjadi motivator dalam KB pria dan wanita.

“Kesuksesan program ini tidak hanya peran dari kalangan bapak-bapak saja. Namun peran ibu-ibu juga sangat menentukan. Dalam berumah tangga terlebih dahulu harus ditata dari awal agar ada sinergitas dalam berumah tangga,” katanya.

Menurut Kholid, pertumbuhan penduduk sejak dicanangkannya program KB oleh Presiden Soeharto pada tahun 1970 lalu sudah meningkat 2 kali lipat lebih yang tentunya juga berdampak pada perekonomian. Untuk itu kata dia, pemerintah menganjurkan kepada masyarakat untuk ber-KB guna menekan angka pertumbuhan penduduk.

“Baik KB pria ataupun wanita tidak akan mempengaruhi kehamonisan rumah tangga. Hilangkan rasa was-was dan rasa takut. Mari bangun keluarga kecil yang bahagia. Dan kepada jajaran TNI saya juga ucapkan terimakasih karena telah memberikan dukungan penuh terhadap program ini sehingga saat ini kita memiliki kampung KB yang merupakan program KB terpadu,” katanya.

Sementara Dandim 04/03 OKU Letkol Inf Feksy Dimunry Angi SE dalam sambutannya mengatakan, target akseptor KB tahun 2016 yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi berjumlah 20695 untuk peserta KB wanita dan 410 untuk peserta KB pria.

Adapun rinciannya kata Dandim untuk peserta KB wanita IUD sebanyak 208 akseptor, MOW 59 Akseptor, Implant 1229 akseptor, Suntikan 12722 Akseptor, dan pil sebanyak 6477 akseptor. Sedangkan untuk rincian peserta pria meliputi, MOP 12 Akseptor, dan kondom 398 Akseptor.

“Dalam kegiatan kali ini kita mengambil tema melalui kegiatan KB kesehetan kita wujudkan keterpaduan pelaksanaan program KB-kes tahun 2016 yang dilaksanakan oleh TNI, pemerintah dan BKKBN dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan daerah,” katanya.