Wabub-Kapolres Sepakat Sita Alat Orgen Tunggal

Fery Antoni SE
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni SE memastikan akan mencabut izin Orgen tunggal yang beroperasi melebihi batas yang ditentukan yakni pukul 23.00 malam. Bahkan dia mengancam akan turun langsung ke lokasi orgen jika mendapat laporan ada hiburan yang dilaksanakan diatas waktu tersebut dan membubarkannya.

“di OKU Timur ini tidak ada cafe. Jadi peredaran narkoba cukup tinggi melalui hiburan organ tunggal di desa-desa. Untuk itu kita akan menekan peredarannya dengan membatasi waktu pelaksanaan hiburan malam tersebut,” ungkap Fery dalam acara sosialisasi dana desa, Selasa (22/3/2016).

Menurut Fery, penyebaran narkoba di OKU Timur merambah hingga ke desa-desa yang disebabkan oleh adanya hiburan orgen hingga larut malam. Pemerintah kata dia, akan mengirimkan surat edaran terhadap pengusaha orgen tunggal untuk mematuhi ketentuan yang ada atau izin usahanya akan dilakukan pembekuan.

Sementara Kapolres OKU Timur AKBP Saut P Sinaga tidak mau kalah dengan pemerintah OKU Timur. Dia bersama anggota polres memastikan akan menyita peralatan orgen yang tetap melakukan kegiatan hingga melewati pukul 23.00.

“Apabila pak wabup hanya mencabut izin usaha, kami dari kepolisian akan menyita perangkat orgen tersebut jika beroperasi melebihi ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Mengenai izin keramaian dan Tanda Daftar Usaha Perorangan (TDUP), Kepala Badan Pariwisata Seni dan Budaya OKU Timur Drs Hendri mengatakan, dalam perbup No 54 Tahun 2014 tentang TDUP, terdapat poin aturan yang mengharuskan hiburan orgen pada jam malam yang telah ditentukan, yaitu pukul 23.00. dan larangan memainkan musik remix.