Jalan Protokol Dijadikan Lokasi Bongkar Muat

Ilustrasi bongkar muat sayur

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Aktifitas bongkar muat sayuran di jalan protokol depan Pasar Martapura, Kabupaten OKU Timur semakin hari semakin padat. Jika sebelumnya para pedagang memadati jalan menjelang pukul 01.00 dinihari, namun sejak beberapa bulan terakhir, aktifitas semakin padat sejak pukul 21.00 hingga menjelang pagi.

Meski hanya berlangsung hingga menjelang subuh, namun aktifitas tersebut tentu saja membuat kondisi pasar menjadi tidak tertata dengan rapi sehingga membutuhkan adanya pasar induk yang khusus untuk melayani bongkar muat sayur mayur yang datang dari berbagai wilayah.

“Aktivitas bongkar muat sayur-sayuran dan buah-buahan di beberapa ruas jalan seperti jalan merdeka, serta beberapa lokasi yang menjadi konsentrasi pedagang saat ini sudah sangat ramai. Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama, Jika dulu hanya beberapa pedagang saja, namun saat ini sudah mulai membludak dan sudah saatnya kota Martapura membangun dan memiliki pasar induk untuk mengakomodir para pedagang itu,” ungkap Kepala Dinas Kebersihan Keindahan dan Pasar OKU Timur Elfian Syawal Rabu (23/3/2016).

Menurut Elfian, kegiatan bongkar muat tersebut tentusaja cukup mengganggu ketertiban dan mengurangi keindahan kota. Namun, Elfian mengaku pihaknya belum bisa berbuat apa-apa karena dinas pasar hanya memiliki kewenangan didalam pasar dan tidak memiliki kewenangan untuk menertibkan ruas jalan.

Sementara Anwar, warga Martapura mengatakan, aktifitas di ruas jalan depan pasar Martapura setiap malam mulai pukul 21.00. selalu dipadati oleh pedagang sayur yang datang dari berbagai daerah seperti Martapura, Muaradua, hingga perbatasan Lampung yang melakukan bongkar muat.

“Martapura ini menjadi sentral pasar sayur. Banyak pedagang dari Kota Baturaja dan Lampung serta Belitang yang mengambil di Martapura. Pedagang juga melakukan bongkar muat di Martapura karena memang lokasnya berada di tengah-tengah antara dua kabupaten lainnya,” katanya.