Lima Kecamatan di OKUT Terendam Banjir

Kepala BPBD OKU Timur saat melakukan pemantauan lokasi rumah warga yang terendam banjir.

 

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Sebanyak lima kecamatan di Kabupaten OKU Timur terendam banjir akibat luapan Sungai Komering yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi di hulu Sungai Komering. Adapun lima kecamatan tersebut masing-masing kecamatan Martapura, BP Peliuang, BP Bangsa Raja, Madang Suku I, dan Kecamatan Madang Suku II.

 Menurut Kepala BPBD OKU Timur Rusman banjir yang terjadi di lima kecamatan tersebut tingginya berpariasi mulai dari 1,5 meter hingga 1 meter. Belum ada korban jiwa maupun materil akibat bencana alam tersebut.

 “Setelah mendapat laporan dari masyarakat kita langsung turun ke lapangan beserta staff untuk meninjau lokasi agar diketahui kebutuhan apa saja yang mendesak untuk dikerahkan dalam membantu masyarakat,” katanya Selasa (29/3/2016).

 Menurut Rusman, banjir yang menggenangi lima kecamatan tersebut masih dalam tahap wajar dan belum membahayakan karena air hanya mengenangi rumah warga beberapa saat sebelum air kembali surut.

 “Ada beberapa lokasi yang airnya lambat surut seperti di Kampung Sawah. Karena memang daerah itu cukup rendah sehingga banjir akan surut setelah air Sungai Komering benar-benar normal,” katanya.

 Sementara untuk wilayah perkebunan dan persawahan kata dia, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap jumlah lahan sawah warga yang terendam banjir. Selain itu, pihaknya juga terus memantau kemungkinan adanya tanaman padi petani yang mengalami gagal panen akibat terendam banjir tersebut.

 “Mudah-mudahan air segera surut sehingga tidak merendam tanaman padi warga terlalu lama. Yang dikhawatirkan adalah tanaman padi warga yang baru berumur dibawah satu bulan sehingga benar-benar terendam dan terancam gagal panen jika terlalu lama terendam,” katanya.

Dikatakan Rusman, banjir yang merendam kabupaten OKU Timur tersebut merupakan banjir kiriman yang datang dari wilayah OKU Selatan karena tingginya curah hujan di hulu Sungai Komering tersebut.