Pedagang Kaget Bupati Datang Dinihari

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat berbincang dengan dengan pedagang di Pasar Martapura mengenai kondisi dan asal sayur yang dijual dipasar tersebut.
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Untuk memastikan kondisi Pasar Martapura, Kabupaten OKU Timur yang selalu dipadati oleh pedagang sayur yang berasal dari berbagai daerah, Bupati OKU Timur HM Kholid MD memantau langsung kondisi pasar pukul 02.00 dinihari Kamis (31/3/2016).

Kholid yang datang seorang diri tanpa pengawalan berangkat dari rumahnya sekitar pukul 02.00 menggunakan Mobil Pajero Sport plat hitam langsung memantau kondisi Pasar Martapura yang sudah dipadati oleh pedagang yang melakukan bongkar muat sayur. Setelah berputar di Pasar Martapura dan berkeliling selama dua kali, Kholid kemudian berhenti disebuah warung nasi uduk.

Sejumlah pedagang yang tidak menyadari kedatangan Kholid terlihat acuh bahkan beberapa pedagang dengan santainya tetap bekerja membelakangi bupati yang duduk berbincang bersama pedagang dan pembeli. Beberapa pedagang yang menyadari kedatangan Kholid kemudian langsung mendekat dan menyalaminya.

“Ini Bupati bapak Kholid ya, tidak menyangka tengah malam makan nasi uduk dan nongkrong disini. Tadi memang ada yang mengatakan kalau dia bupati. Tapi saya tidak percaya karena hal itu sepertinya mustahil bupati kok ke pasar dan makan nasi uduk serta minum teh di emperan,” ungkap pedagang yang sedang melakukan bongkar muat di depat Kholid yang terlihat kaget.

Tanpa memperkenalkan diri, Kholid yang mengenakan peci hitam dan jaket terlihat asik berbincang dengan pedagang dan pembeli yang hilir mudik di hadapannya. Sesekali dia tersenyum dan bertanya kepada pedagang yang sedang memuat barang.

“Kita nongkrong dulu disini melihat kondisi pasar. Pasar ini ramai sejak pukul 08.00 malam hingga pagi hari. Beberapa kabupaten tetangga seperti OKU, Waykanan dan beberapa daerah terdekat membeli dari sini karena hasil sayuran dari OKU Selatan dan Liwa dibawa kesini (Martapura, red) semua,” kata Kholid sambil berbincang dengan pedagang.

Beberapa saat setelah Kholid tiba dilokasi, mantan kepala Bappeda Saiman kemudian nimbrung dan berbincang mengenai kondisi pasar dan kemungkinan lokasi pemindahan pasar tersebut. Dalam kesempatan itu, Kholid juga meminta pendapat kepada pedagang mengenai kondisi pasar dan kemacetan yang terjadi setiap malam. Selain itu, dirinya juga memberi isyarat mengenai rencana pemindahan pasar sayur tersebut kepada pedagang dan pembeli dengan tujuan untuk memudahkan pedagang dan demi keindahan OKU Timur.

“Disini sepertinya sudah sangat sempit dan kendaraan sudah sulit untuk melintas. Bagaimana kalau nanti dipindahkan. Apakah pedagang setuju. Nanti akan kita cari lokasi yang terdekat dan tidak menyulitkan pedagang. Namun untuk memastikannya kita akan lihat dulu lebih lanjut,” katanya yang dijawab pedagang dengan akan mneyetujui semua program pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.