Perampok Dua Brigadir Polisi Tewas Ditembak

Ilustrasi Perampok
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Pelaku perampokan terhadap dua anggota Brigadir Polisi Mapolres OKU Timur masing-masing Bripda Yusnita dan Bripda Promes di ruas jalan Martapura-Belitang tepatnya di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Buay Madang Jumat (1/4/2016) lalu sekitar pukul 18.45. berhasil diidentifikasi anggota Sat Reskrim, namun karena pelaku melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan kepada petugas, Polisi terpaksa melepaskan tembakan hingga menyebabkan pelaku meninggal dunia ketika menuju perjalanan ke RSUD Martapura.

Penangkapan terhadap pelaku bernama Darman (26) warga Desa Tanjung Bulan Kecamatan Buay Madang dilakukan pada Minggu (3/4/2016) sekitar pukul 04.00 dini hari di kediamannya desa Tanjung Bulan.

Perampokan yang dilakukan oleh pelaku Darman bersama rekannya tersebut berawal ketika Bripda Yusnita dan Bripda Promes menuju ke arah Belitang dengan beriringan mengendarai masing-masing sepeda motor untuk melihat orangtua korban yang sedang sakit. Bripda Yusnita mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna putih dengan nomor polisi BG-6062-WW.

Setibanya di lokasi kejadian, kedua anggota polisi tersebut dipepet oleh dua pelaku yang menghadang dan langsung mencabut kontak serta memaksa korban untuk turun dan menyerahkan sepeda motornya. Pelaku yang sudah mengeluarkan senpi langsung memerintahkan korban untuk turun dari sepeda motor yang dijawab oleh pelaku bahwa dirinya merupakan anggota polisi polres OKU Timur yang dijawab pelaku dengan “Kalau kamu anggota kenapa? Turun kamu, saya tembak kamu” ungkap pelaku seraya menodongkan senpi ke arah pundak kanan korban.

“Kemudian salah satu pelaku merampas sepeda motor korban dan setelah berhasil kedua pelaku kemudian melarikan diri ke arah Desa Way Halom Kecamatan Buay Madang,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Saut P Sinaga melalui Kasat Reskrim AKP Yon Edi Winara Minggu (3/4/2016).

Menurut Yon Edi, setelah mendapatkan laporan dari korban, polisi kemudian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan melakukan penggerebekan serta pengepungan di rumah pelaku di desa Tanjung Bulan pada Minggu (3/4/2016) sekitar pukul 04.00 dini hari.

“Rumahnya langsung kita kepung untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Beberapa kali kita ketuk rumah pelaku namun yang bersangkutan tidak bersedia keluar. Beberapa saat kemudian terdengar pintu belakang terbuka. Pelaku yang keluar sempat berhadapan dengan anggota kita berinisial AY yang langsung ditembak oleh pelaku,” katanya.

Namun lanjut Yon Edi, melihat pelaku mengacungkan senjata AY langsung menghindar dan terhindar dari tembakan pelaku. Melihat AY berusaha menghindar, pelaku kemudian langsung melarikan diri dengan melepaskan beberapa kali tembakan kearah polisi.

“Sempat terjadi baku tembak selama beberapa saat hingga akhirnya pelaku tertembak dibagian tangan kanan dan pinggang kiri, kemudian pelaku  langsung dibawa untuk mendapatkan pertolongan ke salah satu puskesmas terdekat. Namun karena tidak ada petugas medis, pelaku dibawa ke RSUD Martapura dan meninggal dalam perjalanan,” katanya.

Dari tangan tersangka yang sempat memberikan perlawanan kata kasat, polisi menemukan barang bukti berupa satu Pucuk Senpira Jenis revolver dan satu amunisi, beberapa selongsong peluru revolver yang sudah ditembakkan, serta satu Bilah Pisau dan sarungnya. Sementara salah satu rekan pelaku kata dia, saat ini masih dalam pengejaran petugas.