Pemakaman Pratu Supranoto Dijadwalkan Pukul 10.00

Ilustrasi Terjun Payung

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Pihak keluarga Pratu Supranoto yang meninggal dunia saat melakukan free fall dalam rangka gladi resik persiapan HUT ke-70 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2016) saat ini sudah mempersiapkan persiapan dalam jenazah Korban.

Keluarga Supranoto yang berlokasi di Desa Jayamulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur ketika dikonfirmasi Kamis (7/4/2016) mengatakan, pihak keluarga saat ini sudah mempersiapkan semua kebutuhan untuk penyambutan jenazah korban yang akan dibawa ke rumah duka di Desa Jayamulya Kamis (7/4/2016). Namun pihak keluarga belum bisa memastikan pukul berapa jenazah Supranoto tiba dirumah duka.

Sedangkan pemakaman kata dia, dijadualkan akan dilaksanakan pada pukul 10.00 siang dengan proses upacara militer.

“Saat ini pihak keluarga sudah mempersiapkan segala sesutu seperti tenda untuk penyambutan dan kebutuhan lainnya. Kemungkinan malam nanti keluarga akan menggelar Yasinan,” ungkap Joko Sumanto salah satu keluarga korban.

Menurut Joko, Pratu Supranoto merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Sukadi dan Warsini yang menjadi anggota TNI sejak beberapa tahun lalu selalu pulang kampung setiap tahunnya.

“Biasanya setiap tahun dia pulang satu atau dua kali setiap tahunnya. Orangnya cukup baik dan selalu bersosialisasi,” katanya.

Pemakaman Supranoto lanjut Joko akan dilakukan secara militer dengan melibatkan sekitar 20 anggota TNI dengan lokasi pemakaman dilakukan di Tempat pemakaman Umum (TPU) desa Jayamulya.

Sementara kepala desa Jayamulya Tumaji ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa kedua orangtua Pratu Supranoto merupakan warganya yang selama ini berdomisili di Desa tersebut. Saat ini kata dia, pihak keluarga sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kedatangan jenazah korban.