Rencanakan TMMD Dua Kali Setahun

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat meresmikan penutupan Acara TNI Manunggal membangun desa/karya Bhakti TNI AD di Desa Kotabarubarat, Kecamatan Martapura.

 

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Suksesi pelaksanaan TNI manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten OKU Timur mendapat apresiasi dari Bupati OKU Timur HM Kholid MD. Bahkan dia meminta kepada dinas terkait untuk menganggarkan pelaksanaan TMMD tahun 2017 mendatang sebanyak dua kali mengingat efektifitas dan murahnya biaya yang dikeluarkan dalam membangun sebuah akses transportasi daerah terisolir.

Kedepan kata dia, pemerintah memiliki program untuk membuka daerah-daerah terisolir yang ada di OKU Timur dengan membangun akses jalan. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Dalam pelaksanaan TMMD ini hasilnya sangat maksimal dengan biaya yang cukup murah. Bayangkan, hanya dengan dana sebesar Rp. 500 Juta, TNI bersama rakyat mampu membuka jalan baru sepanjang 1,3 Kilometer dengan lebar empat meter,” kata Kholid dalam penutupan TMMD/Karya Bhakti Jumat (15/4/2016).

Jika dianggarkan dalam pengerjaan proyek kata Kholid, nilai tersebut sangat kecil dan kemungkinan pembangunannya tidak akan maksimal. Untuk itu dirinya menguncapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas peran serta TNI dalam membangun dan memberikan kemudahan bagi masyarakat OKU Timur melalui program TMMD.

“Pemerintah yang akan datang melalui dana desa akan menginstruksikan agar dalam pengerjaannya dilakukan dengan cara karya bhakti sehingga hasil pembangunannya benar-benar maksimal dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Sementara Dandim OKU Letkol Inf Feksy Dimunri Angi SE dalam sambutannya mengaku bangga dan senang dengan suksesi pelaksanaan TMMD yang merupakan tugas TNI yang sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir.

TNI juga kata dia, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah bersinergi baik dalam pembangunan maupun dalam keamanan negara. Menurut Dandim, dalam TMMD selain melakukan pembangunan, inti dari kegiatan tersebut adalah penggalangan masyarakat dalam membangun daerah dan bukan hanya dalam pembangunan saja melainkan dalam berbagai hal seperti keamanan dan lain-lain.

“Saat ini juga TNI sudah ikut serta dalam meningkatkan hasil pertanian melalui program pusat. TNI melakukan pemantauan langsung terhadap pertanian mulai dari masa tanam hingga penyerapan gabah di tingkat bulog untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menuju program daulat pangan,” katanya.