Petani Harus Berpikir Maju

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat melakukan penanaman padi menggunakan peralatan yang lebih maju disaksikan masyarakat dan petani.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Untuk meningkatkan hasil pertanian padi di Kabupaten OKU Timur, petani diminta untuk berpikir maju dan mulai meninggalkan pola lama yang bisa menghambat peningkatan hasil pertanian petani. Demikian diungkapkan Kholid saat melakukan panen padi IP 100 dan gerakan percepatan tanam padi IP 200 di Desa Jayamulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Rabu (20/4/2016).

Menurut Kholid, masyarakat yang menginginkan peningkatan hasil pertanian harus mampu untuk berpikir maju seperti menanam komoditas unggulan yang nantinya bisa menunjang peningkatan hasil produksi pertanian yang tentunya akan berimbas pada kesejahteraan petani itu sendiri.

“Selama ini masyarakat merasa khawatir dan ragu untuk mengganti varietas padi karena khawatir hasilnya menurun dibandingkan sebelumnya. Justru dengan mencoba varietas unggulan semestinya petani tidak perlu khawatir hasilnya akan menurun,” katanya.

Selain itu kata dia, sebagian petani masih enggan menggunakan pola tanam dan panen menggunakan tekhnologi mesin dan masih berpatokan dengan cara manual. Padahal kata dia, dengan menggunakan mesin, selain hasilnya lebih maksimal, biaya pengeluaran juga akan semakin kecil dibandingkan menggunakan tenaga manusia.

“Petani harus mulai meningalkan pola pikir lama agar petani desa maju dan sukses. Saat ini jaman teknologi jadi mafaatkan untuk pertanian. Petani era sekarang sudah waktunya berfikir dan bekerja secara produktif selaras dengan perkembangan teknologi pertanian. Filosofi itu artinya petani  mesti  mau mencoba berpikir maju belajar dan terus belajar  dalam bercocok tanam selektif memilih jenis tanaman pertanian yang prospeknya cerah guna menghasilkan uang,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura OKU Timur Ir Razuan Efendi mengatakan, pada tahun 2016 OKU Timur menargetkan sasaran tanam seluas 167.076 Ha dengan sasaran panen seluas 150.967 Ha dan sasaran Produksi sebesar 1,1juta ton gabah kering panen atau setara dengan 573 ton beras.

“Hingga minggu kedua April 2016 telah tercapai tanam seluas 90.557 Ha atau 54 persen dari total sasaran tanam yang ditargetkan,” katanya.

Hadir dalam panen raya tersebut Staf Ahli Menteri Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sumsel, Kepala Bulog Subdivre OKU dan serta unsur muspida.