OKUT Laksanakan Program Jajar Legowo

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat melakukan penanaman padi menggunakan peralatan yang lebih maju disaksikan masyarakat dan petani.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Kepala Dinanas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Kabupaten OKU Timur,Ir Razuan Efendi menilai, kegagalan panen dan kekeringan yang saat ini melanda persawahan di daerah produsen, bukan semata-mata disebabkan oleh musim kemarau panjang. Namun, menurutnya, pola tanam yang salah juga menjadi salah satu faktor penyebab.

“Kita ada semacam pola tanam padi jajar legowo. Itu pola tanamnya berbeda dengan yang biasa, ya ini sudah kita terapkan di Kabupaten OKU Timur,cara tanam legowo diharapakan dapat meningkatkan produksi padi,sehinga target kita dalam 1 juta tercapai” ungakap Razuan Efendi Minggu (24/4/2016).

Razuan mengatakan, sesuai program Pemerintah Indonesia dalam rangka swasembada pangan seperti padi, jagung, kedelai (pajale). Pihaknya, akan mendukung penuh program tersebut, dengan meningkatkan produksi pangan menggunakan dana bantuan khusus dari Kementrian Pertanian.

“Kita berusaha meningkatkan produksi kita dengan cara merubah pola tanam. Selain itu juga kita melaksanakan penyuluhan-penyulan terhadap seluruh kelompok tani  sesuai dengan arahan atasan (Kementrian Pertanian),” katanya.

Ditabahkan,penanaman padi dengan system jajar legowo ternyata dapat meningkatkan produktifitas padi. Cara tanam padi jajar legowo merupakan salah satu teknik penanaman padi yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi serta memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian organisme pengganggu tanaman.

“Sistem tanam jajar legowo juga merupakan suatu upaya memanipulasi lokasi pertanaman sehingga pertanaman akan memiliki jumlah tanaman pingir yang lebih banyak dengan adanya barisan kosong. Selain itu sistem tanam jajar legowo juga meningkatkan jumlah populasi tanaman dengan pengaturan jarak tanam,”pungkas Razuan.