Program PKH OKUT Mulai Cair

Sejumah warga saat mencairkan dana PKH kementerian sosial RI
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Sejumlah warga antre pembagian uang program keluarga harapan (PKH) di kantor pos kelurahan pasar martapura. Senin (25/4), untuk menertibkan jalan pembagian PKH tim operator PKH kabupaten OKU timur, tim pendamping PKH kecamatan dan pegawai kantor pos membagi empat sesi diantaranya, pemerikasan kelengkapan data seperti KK dan KTP, menandatangi giro enam, pencairan uang dan terkahir pengecekan dana bantuan dan penandatangan daftar kontrol keluarga sangat miskin.

Sementara itu, ungkap Chandra Putra selaku operator PKH kabupaten OKU Timur mengatakan, pembagian dana PKH berlangsung di empat kecamatan ialah kecamatan, Martapura, Bunga Mayang, BP Peliung dan Jayapura. Sampai dengan hari ini tahap pertama pembagian PKH baru terealisasi di dua kecamatan diantaranya. Kecamatan martapura dan Bp Peliung.

“Kita tim PKH kabupaten didampingi tim PKH kecamatan sampai dengan hari ini telah mencairkan dan bantuan PKH sesuai dengan peraturan mentri sosial yakni, untuk keluarga yang mempuyai anak sekolah di bangku SD menerima bantuan sebesar Rp. 450.000 SMP sebesar, Rp 750.000, SMA sebanyak 1 juta sedangkan untuk ibu hamil dan anak balita diberiakn bantuan sebesar Rp. 1.200.000 tahap petama tahun 2016,” katanya.

Tak hanya sampai disitu, imbuh Chandra, untuk kecamatan Jayapura pembagian dana PKH akan dilansungkan pada hari kamis mendatang di kantor kecamatan Jayapura desa Bunga Mayang. Diakrnakan jarak tempuh yang jauh membuat tim opreator kabupaten OKU Timur berinisiatif jemput bola dalam melansungkan pembagian dana PKH.

“Jarak tempuh yang jauh, jadi kita berinisiatif dengan langkah jemput bola yang akan kita gelar pada kantor kecamatan Jayapura desa Bunga Mayang. Dengan demikian kost ongkos yang dikeluarkan sedikit meringkankan warga yang kurang mampu,” ungkapnya.

Kemudian itu, untuk melihat proses tepat sasaran penerima bantuan PKH. Sampai dengan saat ini tugas tim pendamping kecamatan lansung turun lapangan untuk memonitoring penerima bantuan PKH. Dan apabila terdapat keluarga yang sudah tidak berhak lagi menerima bantuan PKH (Keluarga Mampu,red) akan segera melakukan pencoretan data dan akan dikirim lansung data yang akurat ke Mentri Sosial.