Heboh Korban Mutilasi Anggota DPR Lampung

Proses penggalian kuburan korban mutilasi di TPU desa Tanjungkemala, kecamatan Martapura, OKU Timur.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Identitas mayat Mr-x korban mutilasi yang di temukan di jembatan dua Desa Tanjungkemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur Selasa (19/5) lalu hingga saat ini belum menemukan titik terang. Polisi hingga kini terus melakukan pengembangan dan penyelidikan mengenai siapa identitas korban baik dengan berkoordinasi dengan kepolisian wilayah lain maupun dengan menghimbau masyarakat untuk melaporkan jika ada anggota keluarganya yang hilang.

Namun beberapa hari terakhir, beredar informasi bahwa potongan tubuh korban berupa kepala dan dua kaki yang terpotong hingga paha tersebut merupakan anggota DPRD asal Bandarlampung bernama Muhammad Pansor yang merupakan polisisi dari partai PDIP. Sejumlah masyarakat Lampung sejak beberapa hari terakhir mulai di hebohkan dengan kemungkinan tersebut karena selain keluarga korban yang melaporkan ada kehilangan, beberapa anggota DPRD juga mengaku sudah cukup lama tidak bertemu Pansor.

“Kalau dari ciri-ciri fisik yang ditemukan memang mirip, rambut kriting dan panjang. Terlebih korban memang sudah belum ditemukan,” ngkap salah satu sumber yang meminta namanya tidak dituliskan.

Sayangnya, informasi tersebut belum bisa di pastikan karena saat ini pihak kepolisian dari Polda lampung masih melakukan koordinasi dengan adik korban untuk melakukan tes DNA di Mapolda Sumsel untuk memastikan apakah benar korban merupakan Muhammad Pansor.

“Hingga saat ini belum ada informasi identitas korban. Kita masih melakukan penelusuran. Seluruh informasi kita terima dan tetap kita proses untuk melakukan tindakan tes DNA guna memastikan apakah benar atau bukan jika ada laporan  keluarga yang hilang,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Saut P Sinaga dikonfirmasi Senin (9/5).

Ketika ditanya mengenai adanya informasi bahwa korban merupakan anggota DPRD Lampung, Kapolres enggan berkomentar banyak, namun kata dia, seluruh informasi akan tetap di tindaklanjuti dan melakukan tes DNA agar hasil yang didapatkan benar-benar maksimal.

Kabupaten OKU Timur selama satu bulan terakhir di hebohkan dengan adanya penemuan mayat tanpa identitas yang sudah di mutilasi di jembatan dua Desa Tanjungkemala. polisi yan menemukan potongan tubuh korban berupa kepala san Sepasang kaki masih melakukan penelusuran hingga saat ini untuk menemukan potongan tubuh korban lainnya berupa badan dan kedua tangan korban.

Meskipun beberapa waktu lalu, warga juga telah menemukan tulang belulang yang diduga merupakan tangan dan tulang punggung korban, namun hal itu belum bisa di pastikan karena perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.