Kholid Minta Sekolah Bentuk Siswa Berbudi Luhur

Bupati OKU Timur HM Kholid MD didampingi Wakil Bupati Fery Antoni saat memberikan selamat kepada sejumlah guru.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten OKU Timur yang dilaksanakan selama tiga hari Senin-Rabu (18/5/2016) mendatang berjalan tertib. Sebelumnya, Dinas Pendidikan juga telah selesai melaksanakan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan SMA.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD didampingi Kadispendik OKU Timur Drs M Ali Pasyai MM saat meninjau pelaksanaan UN di SD 1 dan SD 19 Martapura meminta kepada para guru dan kepala sekolah agar tidak melupakan sasaran utama dalam pendidikan yaitu bagaimana mendidik siswa sehingga dapat membentuk anak berbudi luhur.

“Bahasa agamanya “berakhlakul karimah” atau berakhlak mulia sejak dibangku SD inilah, karena mereka masih polos dan belum kenal rokok,” kata Kholid.

Menurut Kholid, sistim penyampaian dan yang lainnya boleh berubah namun tujuan yang paling prinsif adalah membentuk siswa berbudi luhur. Salah satu cara dalam membentuk budi luhur anak didik adalah dengan menggalakkan mereka membaca, menghafal dan memahami mata pelajaran, khususnya pelajaran agama.

“Kepada para guru untuk menjaga kerjasama yang baik antar sesama guru dan menjaga nama baik sekolah. Saat ini sekolah di OKU Timur sudah sangat baik, jangan sampai menjadi jelek. Biasanya jika baik tidak dipuji, sekali jelek langsung banyak cacian, berbeda dengan sekolah di desa, jelek dianggap wajar karena didusun, bagus dipuji-puji,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan OKU Timur, Drs M Ali Pasyai MM mengatakan, dalam menyambut pelaksanaan UN tersebut, pihaknya sudah mempersiapkan semua kebutuhan mulai dari pembelajaran dan sebagainya sehingga siswa yang melaksanakan UN tidak merasa terbebani dan takut dalam menghadapi UN.

“Persiapan mental anak dengan sendirinya sudah terbentuk sehingga dapat membuat mereka benar-benar siap dalam menghadapi UN,” katanya.

Sementara jumlah total peserta UN SD sebanyak 12.020 siswa, yang terdiri dari, SD Negeri 10.328 siswa, SD Swasta 315 siswa, Madrasyah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 126 dan Madrasyah Ibtidaiyah Swasta (MIS) sebanyak 1.251 siswa,” katanya.