Grandong Tembak Suhadi dan Ambil Motornya  

Suhadi yang dirawat di rumah sakit setelah dirampok dan ditembak lima pelaku menggunakan senjata api.

 

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Malang dialami Suhadi (40) Warga Desa Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur yang harus merelakan sepeda motor miliknya diambil oleh lima pelaku perampok Rabu (8/5/2016) pagi. Nahasnya selain sepeda motor diambil, Suhadi juga ditembak perampok menggunakan senjata api di bagian kakinya sebanyak satu kali.

Informasinya, perampokan yang terjadi di ruas jalan Tanggul irigasi Kecamatan BP Peliung tersebut terjadi ketika korban Suhadi bersama Istrinya Sopiah berboncengan menggunakan sepeda motor Supra Fit-X warna biru dengan nomor polisi BG 7511 YK sekitar pukul 06.00 menuju kecamatan Belitang untuk melihat cucunya yang sedang sakit.

Setibanya di perjalanan ruas jalan irigasi, Suhadi dan Istrinya di cegat oleh lima perampok yang menutup wajah mereka menggunakan kain sarung ala ninja keluar dari pepohonan sawit yang ada di pinggir irigasi. Satu dari lima pelaku yang membawa Senpi langsung menodongkan ke arah Suhadi.

Suhadi yang ketakutan akhirnya menyerahkan sepeda motor miliknya. Namun apesnya, pelaku tetap menembak kaki kaki kiri korban tepat dibagian pahanya sehingga korban tersungkur.

“Saya tidak memiliki niat untuk melakukan perlawanan. Ketika mereka mencegat kami di jalan cor yang memang tidak bisa mengebut, saya langsung berhenti dan berniat untuk menyerahkan sepeda motor. Namun salah satu pelaku yang sudah menodongkan senpi langsung menembak paha saya hingga saya tersungkur,” katanya.

Setelah mengambil sepeda motor miliknya, sejumlah pelaku kemudian langsung meninggalkan Suhadi dan istrinya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membawa sepeda motor miliknya. Suhadi kemudian mendapatkan pertolongan dari sejumlah pengendara yang melintas yang langsung dibawa ke RSUD Martapura.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui kasat Reskrim AKP Bagus Adi Susanto ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini masih dalam penyelidikan polsek BP Peliung.