Harga Daging Berangsur Naik

Harga daging sapi di Kabupaten OKU Timur berangsung mengalami kenaikan menjelang pelaksnaan bulan Suci Ramadhan.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Harga daging sapi di Kabupaten OKU Timur mulai mengalami kenaikan sebesar Rp. 10 ribu per kilogram menjelang pelaksanaan pelaksanaan bulan ramdhan 1437 Hijriah tahun 2016.

Sebelumnya harga daging sapi hanya Rp. 120 Ribu per kilogram. Namun sejak satu minggu terakhir mengalami kenaikan menjadi Rp. 130 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut tentu saja mulai meresahkan masyarakat terutama kalangan ibu-ibu rumah tangga.

Menurut salah Ali salah satu penjual daging di pasar tradisional mengatakan, kenaikan harga daging sapi tersebut disebabkan karena mulai menipisnya pasokan daging dan mulai tingginya jumlah pembeli yang datang setiap harinya.

Bahkan dia memprediksi kenaikan akan terus terjadi hingga menjelang pelaksanaan bulan Suci Ramadhan seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Selain harga daging sapi, kenaikan juga terjadi pada sejumlah sembako seperti gula pasir yang mengalami kenaikan menjadi Rp. 16 Ribu per kilo dari sebelumnya menjadi Rp. 15 Ribu per kilogram.

“Saat ini semua kebutuhan dapur mulai mengalami kenaikan secara berangsur-angsur. Tahun sebelumnya juga seperti ini. Kenaikan selalu terjadi secara perlahan dan puncaknya akan meloncak signifikan menjalang pelaksanaan bulan puasa yang biasanya diiringi dengan tingginya daya beli masyarakat,” ungkap Suki pedagang lainnya.

Sementara Murti (44) salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Martapura mengeluhkan kenaikan sejumlah kebutuhan pokok tersebut. Meski masih terbilang normal namun kenaikan tersebut akan terus terjadi hingga puncaknya menjelang ramadhan mendatang.

“Ibu-Ibu saat ini hanya bisa mengeluh dan mengurangi jumlah belanjaan. Semuanya naik. Biasnaya ke pasar dengan modal Rp. 100 Ribu sudah bisa mencukupi untuk beberapa hari. Namun sekarang uang sebesar itu tidak ada artinya dan hanya bisa membawa beberapa macam sembako saja,” katanya.

Menurut dia, sebelum kenaikan terus terjadi pemerintah harus mengambil langkah tegas seperti mengawasi penjual dan sejumlah distriburot yang diduga menyimpan stok barang sehingga membuat kelangkaan yang berimbas pada kenaikan harga sembako.