CAT Temukan BPKB BG 10 dan 11 Y

Dua BPKB milik Pemkab OKU Timur yang ditemukan saat sejumlah anggota trail memasuki hutan Omiba dan Barito.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Sebanyak dua buah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kendaraan dinas milik pemerintah Kabupaten OKU Timur ditemukan di hutan Objek Militer Martapura Baturaja (Omiba) oleh rombongan Komunitas trail yang melakukan penjajakan jalur trail Minggu (22/5/2016) lalu.

Penemuan sebuah brankas yang berisi dua BPKB kendaraan dinas milik pemkab OKU Timur dan sejumlah BPKB, Ijazah dan berkas milik PT Thamrin Brother tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti. Namun belum diketahui penyebab BPKB dua mobil yang dibeli tahun 2014 tersebut berada di brankas milik PT Thamrin Brother yang informasinya sempat di curi beberapa waktu lalu.

“Waktu kami nge-trail, kami menemukan brankas yang diduga milik PT Thamrin Brother didalamnya ada BPKB kendaraan dinas dengan nomor Polisi BG 10 Y dan BG 11 Y,” ungkap Ketua CAT Mohammad Sancoko selaku Ketua CAT Martapura dikonfirmasi Senin (23/5/2016).

Menurut Sancoko, setelah menemukan brankas tersebut, pihaknya langsung menghubungi pihak kepolisian untuk memberitahukan keberadaan brankas yang berisi BPKB mobil dinas dan sejumlah BPKB serta berkas PT Thamrin Brother tersebut.

Sekretaris daerah ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan BPKB tersebut berada di PT Thamrin Brother. Namun kata dia, saat ini pihaknya sedang melakukan pengecekan kebenaran informasi tersebut karena seluruh surat-surat kendaraan disimpan di bagian aset.

“itu yang aneh. Kenapa BPKB itu ada disana. Padahal semua BPKB di simpan di badan aset,” katanya.

Sedangkan Kepala Bagian Perlengkapan Yunizin ketika dikonfirmasi mengatakan, BPKB yang ditemukan tersebut memang milik pemkab OKU Timur yang belum diserahkan oleh pihak ketiga sejak pembelian pada tahun 2014 lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan kata dia, diketahui bahwa dua BPKB tersebut dititipkan oleh PT Thanrin palembang ke Martapura yang kemungkinan PT Thamrin Martapura lupa untuk menyerahkan kepada pihak pemkab OKU Timur.

“Semuanya masih tanggungjawab pihak ketiga. Memang kita belum menerima dua BPKB itu,” katanya.