Kejaksaan Martapura Segera Miliki Gedung Baru

Kajati Sumsel didampingi Bupati OKU Timur HM Kholid MD, kajari Martapura melakukan doa bersama untuk kelancaran pembangunan gedung kantor Kejaksaaan.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Kejaksaan Negeri Kabupaten OKU Timur segera memiliki gedung perkantoran baru menyusul dimulainya pembangunan gedung kejaksaan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Kajati Sumsel DR Tengku Suhaimi SH Mhum didampingi Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan kajari Martapura Suhartoyo SH Mhum dan sejumlah unsur muspida Senin (23/5/2016).

Kepala Dinas PU Cipta Karya Ir Herwan Dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Gedung Kejaksanaan tersebut menggunakan dana yang berasal dari APBD murni senilai Rp. 12 Miliar lebih dengan luas bangunan sebesar 100 X 70 meter persegi atau seluas 7000 meter dengan waktu pengerjaan selama 225 hari kalender.

Sementara Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Kajati Sumsel yang telah bersedia hari untuk dalam peletakan batu pertama dan menandatangani prasasti pertanda dimulainya pembangunan gedung kejaksaaan tersebut.

“Dengan dibangunya kantor Kejaksaan Negeri OKU Timur ini tentunya akan mampu memproses penegakan hukum serta dapat nempercepat proses hukum,” katanya.

Sedangkan Kajati Sumsel DR Tengku Suhaimi dalam sambutannya meminta kepada semua pihak untuk melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan gedung Kejaksaan OKU Timur yang pembangunannya sudah dimulai dengan peletakan batu pertama tersebut. Tengku juga meminta kepada pemborong yang melakukan pembangunan untuk bekerja sesuai dengan ketentuan dan tidak melakukan mark up dalam pelaksanaannya.

“Jika ada temuan dalam proses pembangunan kantor Kajari ini laporkan kepada kami sehingga nantinya dalam prosesnya benar-benar murni dan tidak ada kecurangan,” katanya.

Kajati berharap, proses peletakan batu pertama tersebut bukan hanya sekedar peletakan saja. Namun juga dalam proses pembangunannya tidak melanggar hukum dan semuanya harus sesuai dengan kontrak dan tidak ada tindak korupsi dan terus mampu terjalin hubungan baik antar instansi.