Kholid Gagas Jalan Protokol Bebas Kendaraan

Bupati OKU Timur HM Kholid MD didampingi wakil Bupati Fery Antoni dan unsur muspida saat mengikuti jalan santai dalam rangka memperingati hari kebangkitan nasional ke-108.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Bupati OKU Timur HM Kholid MD memberikan gagasan kepada masyarakat OKU Timur untuk menjadikan jalan protokol sebagai jalan yang bebas kendaraan setiap hari minggu mulai Minggu (29/5/2016) mendatang. Hal itu disampaikan Kholid dalam sambutannya saat peringatan hari kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-108 yang dirangkai dengan kegiatan jalan santai bersama yang diawali dari tugu tani Martapura hingga taman tani merdeka Minggu (22/5/2016).

Dalam sambutannya, Kholid yang mengikuti rangkaian kegiatan secara penuh memiliki gagasan untuk menjadikan jalan utama sebagai jalan bebas kendaraan yang dimulai pada pukul 06.00 hingga pukul 08.00 atau sekitar dua jam.

“Saya memiliki gagasan, bagaimana jika jalan protokol dari tugu tani hingga taman tani mardeka kita jadikan sebagai jalan bebas kendaraan setiap hari minggu setelah subuh hingga pukul 08.00,” katanya melontarkan gagasan.

Jadi kata Kholid, jalan protokol setiap hari minggu akan dikhususkan bagi para pejalan kaki dan pesepeda sehingga setiap hari minggu jalan protokol bisa terbebas dari polusi agar para pejalan kaki benar-benar bisa menikmati udara pagi yang sejuk.

“Setelah saya amati cukup banyak masyarakat yang melakukan olahraga dengan berjalan kaki. Namun hanya sebagian saja yang menjadikan jalan protokol sebagai lokasi berjalan karena adanya polusi. Sebagian besar pejalan kaki hanya memanfaatkan Fasilitas yang ada seperti taman tani merdeka dan taman lainnya,” katanya.

Untuk itu kata dia, agar olahraga benar-benar memasyarakat dan untuk kesehatan bersama Kholid mengajak agar masyarakat menjadikan jalan protokol sebagai jalan bebas kendaraan setiap hari minggu.

Sementara Andi (19) salah satu pejalan kaki ketika di wawancarai mengaku sangat setuju dengan gagasan bupati OKU Timur tersebut. Bahkan dirinya menyarankan kepada pemerintah untuk menjadikannya sebagai sebuah peraturan daerah (Perda) sehingga apa yang dicanangkan benar-benar terealisasi.

“Selain itu juga masyarakat akan mengingat dan akan memanfaatkan jalan protokol untuk berolahraga setiap hari minggu. Masyarakat akan dengan sengaja datang ke Martapura untuk jalan kaki atau untuk bersepeda,” katanya.