Warga Temukan Mayat Mr-X Mengapung Tanpa Busana

Mayat Mr-X yang ditemukan warga sudah mengapung di Aliran Sungai Komering.

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Warga Desa Pulaunegara, Kecamatan BP Peliung,  Kabupaten OKU Timur heboh dengan adanya penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang sudah mengapung di Aliran Sungai Komering Senin (30/5/2016) Sekitar pukul 10.30 pagi.

Mayat tanpa identitas tersebut pertamakali ditemukan oleh warga bernama Iwan ketika akan mengangkut koral. Iwan yang melihat mayat tersebut langsung berinisiatif untuk mengikatnya agar tidak hanyut. Setelah berhasil mengikat mayat korban, Iwan langsung menghubungi pihak kepolisian dan warga setempat yang langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi dan mengidentifikasi korban.

Polisi dan sejumlah warga yang langsung menuju lokasi kemudian melakukan evakuasi terhadap mayat yang sudah mengapung tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, mayat korban langsung dibawa ke RSUD Martapura untuk dilakukan outopsi dan mengetahui penyebab kematian korban. Polisi dan sejumlah warga yang sudah berkerumun tidak mengenal mayat korban langsung menghubungi sejumlah kepala desa di beberapa kecamatan terdekat untuk memberitahukan adanya penemuan mayat tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Martapura, tidak ditemukan adanya kekerasan atau luka benda tajam ditubuh korban yang menyebabkan korban meninggal dunia. Hanya ditemukan ada bekas memar di bagian kepala korban. Namun dugaan sementara luka memar tersebut disebabkan oleh benturan ketika korban terbawa arus.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kasat Reskrim AKP Bagus Adi Susanto didampingi Kapolsek BP Peliung Iptu Arif Usman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Polisi bersama warga kata dia, sudah berusaha menghubungi sejumlah warga untuk mencari tahu identitas korban.

“Kita masih menunggu kemungkinan adanya salah satu warga yang hilang. Untuk mengenali identitas korban yang ditemukan dalam keadaan tanpa busana mengapung di Aliran Sungai Komering. Korban sendiri kemungkinan meninggal dunia sekitar beberapa jam sebelumnya. Karena ketika ditemukan tubuh korban masih segar dan belum membusuk,” kata Arif.

Menurut Arif, setelah ditunggu selama beberapa jam, baik pihak kepolisian maupun sejumlah kepala desa yang dihubungi belum menemukan titik terang mengenai identitas dan asal korban, akhirnya berdasarkan kesepakatan perangkat desa mayat Mr-X tersebut dikuburkan di TPU desa setempat.

“Karena OKU Timur belum memiliki tempat penyimpanan mayat, jadi mayat korban kita kuburkan bersama wardan dan perangkat desa serta kecamatan,” kata Arif.