Masyarakat OKU Timur Saksikan Metode Blasting

Peledakan batu gunung Disaksikan unsur muspida Desa Jayapura, OKU Timur

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Sejumlah warga Desa Jayapura, Kabupaten OKU Timur yang sebelumnya menolak metode peledakan batu gunung (blasting, red) karena khawatir akan berdampak tidak terbukti.

CV Alam Tunggal Semesta (ATS) melakukan uji coba peledakan pertamakali Rabu (1/6) di areal pertambangan yang disaksikan lansung oleh perwakilan UPTD Pertambangan Provinsi, Kepala Distamben, Kabag Tapem OKU Timur, perwakilan Polres OKU Timur, Kapolsek Martapura, dan Koramil Martapura.

Uji coba peledakan tersebut sengaja dilakukan untuk membuktikan kepada masyarakat yang sebelumnya khawatir metode blasting tersebut berdampak pada hasil perkebunan dan pemukiman warga.

“Pelaksanaan blasting ini sempat terhambat cukup lama karena karena warga sekitar menolak akan berdampak pada hasil bumi dan pemukiman mereka. Namun setelah dijelaskan dan dilakukan uji coba, masyarakat akhirnya menerima karena memang tidak ada dampak terhadap ledakan tersebut,” ungkap Deni management dari CV ATS ketika diwawancarai.

Menurut Deni, sebelum metode tersebut dilaksanakan pihaknya terlebih dahulu melalui sejumlah tahapan mulai dari perizinan, jarak tambang dengan pemukiman, serta bahan peledak yang digunakan dari pupuk urea sebagai pemicu ledakan.

Sedangkan Camat Jayapura Wiyono SE mengatakan, metode blasting yang dilaksanakan CV ATS jauh dari apa yang dikahwatirkan masyarakat selama ini. Setelah melihat langsung getaran ledakan yang ditimbulkan kata dia, dampak yang ditimbulkan tidak akan menganggu perkebunan apalagi pemukiman warga.

“Setelah melihat uji coba ledakan ini, masyarakat tentunya tidak akan menolak karena getarannya hanya terasa sekitar beberapa metera saja dari lokasi. Ledakan yang dilakukan juga hanya untuk memudahkan pekerja untuk mendapatkan batu,” katanya.

Sedangkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Kasmir menyambut baik metode peledakan tersebut terutama untuk kepentingan masyarakat.

“Selagi tidak menganggu dan mereka berpihak kepada masyarakat kita akan memberikan dukungan. Karena keberadaan perusahaan ditengah-tengah masyarakat secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian dan mengurangi jumlah pengangguran,” katanya.