Diduga Pelaku Grandong, Husaimi Dihanyutkan Setelah Dihakimi Massa

Kondisi mayat Husaimi yang sudah mengapung di Aliran Irigasi dengan luka tusuk dibagian lehernya. Husaimi diduga merupakan pelaku tindak kejahatan yang meninggal dan dihanyutkan setelah dihakimi massa.

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Warga Kabupaten OKU Timur dihebohkan dengan adanya penemuan sesosok mayat yang sudah mengapung tersangkut saluran irigasi di BK 12 Kecamatan Belitangmulya Senin (13/6/2016) sekitar sekitar pukul 10.00 siang. Berdasarkan identitas yang ada, diketahui bahwa mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut bernama Husaimi (45) warga Desa Tuguharum, Kecamatan Belitang Madang Raya.

Penemuan mayat tersebut tentu saja mengundang sejumlah pertanyaan bagi warga karena dari tubuh korban ditemukan luka tusuk dibagian leher yang diduga merupakan korban pembunuhan. Namun sejumlah informasi beredar korban merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang berhasil ditangkap massa dan dihanyutkan ke aliran sungai setelah dimassa.

“Kalau melihat dari bekas lukanya dia pasti korban pembunuhan. Hari minggu (12/6) Kemarin ada informasi seorang begal yang tertangkap dan dimassa. Saya tidak tau jelas apakah pelaku begal itu dibunuh atau tidak, namun informasinya memang massa menghanyutkan tubuhnya ke liran sungai. Bisa saja mayat tersebut adalah pelaku,” ungkap sejumlah warga yang melihat mayat tersebut.

Sementara Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru didampingi Kasat Reksrim AKP Bagus Adi Suranto Sik didampingi Kapolsek Belitang II AKP Fauzi Saleh ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan sesosok mayat tersebut. Menurutnya, setelah mendapat informasi dari masyarakat, polisi langsung mendatangi TKP dan mengamankan lokasi serta membawa mayat korban untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematian korban.

 “Penemuannya di Desa Sriguna Belitangmulya dengan kondisi kondisi luka dibagian leher. Saat ini kita sedang melakukan pencarian sejumlah saksi untuk mengetahui dan memastikan penyebab dari kematian korban,” katanya.

Mengenai adanya dugaan Husaimi merupakan pelaku tindak kejahatan yang tertangkap dan dihakimi massa hingga meninggal dunia, Fauzi belum bisa memastikan karena lokasi kejadian di daerah Belitang I. Namun dia tidak membantah adanya informasi bahwa satu hari sebelumnya, massa menangkap pelaku perampokan dan kemudian menghanyutkannya.

“Untuk lebih jelas bisa menghubungi Polsek Belitang I karena korban melapor kesana,” katanya.