Ada Dua Kasus Lakalantas di OKUT Selama Operasi Ramadniya

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Selama operasi Ramadniya berlangsug dari tanggal 1 hingga 15 Juli atau pada arus mudik dan balik Hari raya Idul Fitri 1436 H, jumah kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Kabupaten OKU Timur sebanyak dua kasus. Jumlah tersebut mengalami peningkatan satu kasus dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S latuheri didampingi Kasat Lantas melalui Kanit Laka IPDA Kahar ketika dikonfirmasi Senin (11/7/2016) mengatakan, kasus laka menonjol yang dilaporkan dan menelan korban jiwa sebanyak dua kasus masing-masing di Kecamatan Buay Madang dan di Kecamatan Martapura. Dari dua kasus tersebut menelan korban jiwa sebanyak dua orang meninggal dunia, satu orang luka berat dan satu orang lainnya luka ringan.

“Masing-masing terjadi sebelum Hari Raya Idul Fitri seperti di wilayah Buay Madang pengendara sepeda motor menabrak korbannya yang sedang menyeberangi jalan hingga meninggal dunia. Sedangkan di wilayah Kotabaru Martapura terjadi adu kambing antara dua sepeda kotor sehingga menyebabkan korban meninggal dunia tepat pada malam takbiran,” katanya.

Sedangkan untuk kasus lainnya seperti kecelakaan tunggal yang tidak memiliki korban ada beberapa kasus yakni Bus Family Raya yang terperosok dan mobil pribadi yang terbalik menjelang mudik beberapa waktu lalu. Namun laka tunggal tersebut tidak menelan korban jiwa dan tidak termasuk kecelakaan menonjol.

Menurut Kahar, kecelakaan yang terjadi dijalan raya sebagian besar disebabkan oleh kurang waspadanya pengendara. Namun yang paling utama kata dia, disebabkan oleh tidak patuhnya terhadap rambu-rambu lalu lintas.

“Seperti yang terjadi di Kotabaru Martapura. Sepeda motor yang menabrak sampai mengambil lajur kanan hingga ke pinggir sehingga menyebabkan pengendara dari arah berlawanan ditabrak. Seandainya dia melihat rambu-rambu dan mematuhinya kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia tidak akan mungkin terjadi,” kata Kahar.