Petani Asal OKI Dibegal dan Ditusuk di Desa Pulaunegara OKUT

Korban perampokan dengan luka di punggung terpaksa dirawat di Rumah sakit. Petani OKI Dibegal.
loading...

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Malang dialami Tukimin (32) warga Desa Tegalsari Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI. Petani asal Kabupaten OKI tersebut terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif setelah mengalami luka tusuk dibagian punggungnya setelah dibegal oleh sejumlah pemuda saat melintas di desa Pulaunegara, Kecamatan BP Peliung Kabupaten OKU Timur Kamis (14/7/2016) sekitar pukul 11.00.

Perampokan terhadap petani tersebut terjadi ketika korban mengendarai sepeda motor dengan Nomor Polisi (Nopol) BG 2168 KH melintasi Desa Pualaunegara Kecamatan BP Peliuang bersama istri serta anak laki-lakinya dari Desa Tegalsari Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI dengan tujuan akan berkunjung ke rumah keluarganya di Kabupaten Muaraenim.

Berdasarkan keterangan Sukarni (27) istri korban di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Martapura Tebatsari, ketika mereka melintas di Desa Pulaunegara sepeda motor yang dikendarai Tukimin didekati oleh dua orang pelaku yang juga mengendarai sepeda motor yang langsung berusaha merebut sepeda motor yang kendarai oleh suaminya.

“Karena tidak merelakan sepeda motor miliknya diambil begitu saja, suami saya kemudian melakukan perlawan kepada kedua pelaku sehingga ketiganya bergulat di jalan Desa. Namun salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan menusuk suami saya sehingga mengenai punggung dan tangan kanan. Melihat kejadian itu saya langsung berteriak dan minta tolong,” ungkapnya sambil menangis.

Mendengar teriakannya, sejumlah warga mulai berdatangan dan memberikan pertolongan dan membawa korban beserta anak dan istrinya ke mapolsek BP Peliung yang kemudian langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Sementara sejumlah pelaku langsung pergi dan membawa sepeda motor milik korban.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kasat Reskrim AKP Bagus Adi Suranto di dampingi Kapolsek BP Peliung Ipda Arif Usman membenarkan kejadian tersebut.

“Kita sudah menerima laporan dari warga desa dan istri korban, saat ini kita sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” katanya.