Dana Bos Belum Cair, Sekolah Kebingungan Tutupi Operasional

Istimewa /Ilustrasi Dana BOS

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten OKU Timur kembali mengalami keterlambatan, pihak sekolah banyak yang mengeluh dan bertanya dana BOS itu disembunyikan kemana.Padahal jika melihat aturan yang ada, dana BOS yang teramat dibutuhkan setiap sekolah cair per tri wulan.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)OKU Timur M Ali Pasai melalui  kepala bidang perencanan M Ali membenarkan dana BOS triwulan tiga belum cair. Namun soal telatnya pencairan dana tersebut, pihaknya tak mau disalahkan. Alasannya, wewenang pencairan dana BOS ada di tangan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.

”Seharusnya awal Juli dana bos sudah cair karena akan digunakan pada Juli Agustus dan September.kemungkinan karena bertepatan dengan penerimaan siswa baru,jadi data siswa belum bisa dijumlah jadi dana bos agak terlambat pencairannya.Memang Dana BOS itu kewenangannya Disdik Provinsi. Kami dari Disdik OKU Timur tak mengetahui hal itu,” kilah Ali kemarin diruang kerjanya.

Penyaluran dana BOS yang merupakan program pemerintah pusat itu, sambung Ali disalurkan langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

”Jadi dana BOS turun langsung ke kas provinsi. Dari provinsi itulah dana dikirimkan langsung ke rekening masing-masing sekolah. Artinya, Disdik kota/kabupaten tidak mengetahui hal tersebut,” imbuhnya.

Meski demikian,  mengimbau sekolah untuk pintar-pintar menyikapi masalah ini. Jangan sampai gara-gara dana BOS belum cair, proses pembelajaran terhambat.

”Inikan bisa disikapi secara bijaksana oleh kepala sekolah. Salah satunya menggunakan dana pinjaman. Setelah dana BOS cair, baru ditanggulangi,” tegas.