Jangan Ada Rekayasa Hasil Survey Masyarakat

HM Kholid MD

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Bupati OKU Timur HM Kholid MD meminta kepada pihak Badan Pusat Statistik (BPS) untuk tidak melakukan rekayasa terhadap hasil sensus ekonomi ataupun survey lainnya terutama mengenai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang nantinya akan berpengaruh terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Data hasil survey yang dilakukan oleh yang pihak berwenang dalam hal ini BPS harus benar-benar valid dan saya tekankan untuk tidak melakukan rekayasa terhadap hasil survey tersebut karena salah satu acuan pencanangan pemerintah dalam melakukan pembangunan adalah hasil survey tersebut,” katanya.

Jika hasil survey yang dilakukan tidak valid dan tidak sesuai dengan kondisi dilapangan lanjut Kholid, maka pencanangan yang akan dilakukan pemerintah akan bias dan tentunya akan salah dan tidak tepat sasaran karena antara acuan dengan kenyataan tidak sama.

“Angka survey harus benar-benar valid karena ini untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat nantinya. Progran pemerintah akan benar-benar tepat sasaran dengan hasil survey yang valid dan tidak mengada-ada,” tegasnya.

Dikatakan Kholid, tolak ukur keberhasilan suatu daerah dilihat dari IPM yang meliputi pendidikan, penghasilan masyarakat dan pembangunan daerah jika data yang diperoleh dalam sensus tidak valid maka perencanaan pembangunan selanjutnya akan timpang dan tidak akan tepat sasaran.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten OKU Timur mengalami peningkatan cukup signifikan dalam satu tahun terakhir. Jika tahun 2014 IPM OKU Timur berada pada level 11 dari 17 Kabupaten/Kota yang ada, maka tahun 2015 mengalami kenaikan pada level 4 dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Selatan.

“Hal itu menunjukkan apa yang telah diupayakan pemerintah dan sejumlah program yang dicanangkan berhasil,” katanya.