Masyarakat Harus Bisa Melawan Grandong

Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan Bupati Waykanan H Raden Adipati saat melakukan kerjasama dalam penanganan Begal, pengelolaan Lanudad Gatot Subroto, dan bidang ekonomi beras Organik
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Maraknya aksi begal di Kabupaten OKU Timur sehingga membuat masyarakat merasakan resah dan kehilangan kenyamanan dalam beraktifitas membuat Bupati OKU Timur HM Kholid MD memberikan instruksi dan himbauan kepada masyarakat untuk memberikan perlawanan.

Menurut Kholid ketika dibicangi Kamis (15/9/2016) untuk memberikan perlawanan terhadap para pelaku tindak kejahatan tersebut masyarakat harus memiliki kemampuan dalam membela diri. Karena jika para pelaku begal atau yang lebih dikenal dengan sebutan grandong tersebut membawa senjata seperti pisau masyarakat bisa memberikan perlawanan dan memberikan bantuan kepada masyarakat lainnya yang mengalami tindak kejahatan.

“Namun terlebih dahulu seluruh masyarakat harus meningkatkan kebersamaan dan solidaritas. Jika ada yang meminta  pertolongan jangan tutup mata,” katanya.

Kejahatan jalanan lanjutnya, tidak akan pernah hilang dan akan tetap ada. Untuk itu masyarakat harus memberikan perlawanan secara bersama-sama. Masyarakat harus senantiasa waspada dan bersatu dalam memberikan perlawanan kepada pelaku kejahatan.

Meskipun Kholid menghimbau masyarakat untuk memberikan perlawanan, namun dia juga memastikan bahwa aparat keamanan dan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan sudah sudah melakukan berbagai upaya yang saat ini sedang dijalankan untuk mengantisipasi dan menangkap para pelaku tindak kejahatan tersebut.

“Kapolres kita juga sudah menyiapkan timnya. Pemerintah juga tetap akan terus melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasinya,” tegasnya.