Polisi Tangkap Honorer Pol PP dan PBK OKUT

Kapolres OKU Timur Audie S Latuheru saat menunjukkan barang bukti bersama 14 tersangka yang berhasil diamankan.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Dua pegawai honorer yang bertugas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur kembali ditangkap oleh Polisi. Jika sebelumnya honorer Pol PP ditangkap tim Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Diskrimsus Polda Sumsel karena terlibat perampokan (grandong, red) kali ini dua pegawai honorer pemkab OKU Timur masing-masing di Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan honorer Petugas Bencana Kebakaran (PBK) yang ditangkap karena terlibat penggunaan dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Adapun dua tersangka honorer pemkab OKU Timur yang berhasil diamankan masing-masing berinisial SW dan AD. SW merupakan honorer Pol PP dan ditangkap karena diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Sedangkan AD ditangkap polisi karena diduga mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Kedua honorer tersebut saat ini sudah diamankan di Mapolres OKU Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Kedua tersangka honorer tersebut ditangkap bersama 12 tersangka narkoba baik pengedar maupun pemakai lainnya dalam kurun waktu 14 hari mulai dari 1 hingga 14 Agustus 2016.

Dari tangan para tersangka polisi berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa berupa sabu-sabu seberat 15,66 gram, timbangan digital sebanyak lima buah, satu pucuk senpi rakitan jenis revolver dan air softgun masing-masing serta amunisi.

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut asal dari narkoba yang para pelaku ini pasok untuk memutus mata rantai jaringan peredaran narkoba di OKU Timur,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru saat menggelar jumpa pers Jumat (16/9/2016).

Baca Juga:Honorer Pol PP OKUT Nyambi Menjadi Grandong