Sebelum Diedarkan, Minyak Dari Muba Dicampur Bahan Ini..

Tersangka Hendri beserta barang bukti BBM oplosan serta karung blecing yang berfungsi untuk mencapur BBM setelah dioplos.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Minyak yang diambil dan dibeli oleh Hendri warga Desa Gedungrejo BK 9, Kecamatan Belitang sebelum diedarkan terlebih dahulu dicampur dengan Blecing. Sebuah bubuk yang hampir mirip dengan tepung namun diklaim merupakan buatan cina.

Menurut Hendri, Blecing berfungsi sebagai penjernih minyak yang dibelinya dari Muba sebelum diedarkan ke sejumlah pelanggan di beberapa wilayah termasuk kabupaten tetangga. Hendri membantah bahwa minyak yang dibelinya dari Muba tersebut merupakan minyak mentah. Dia mengklaim minyak tersebut sudah jadi dan tinggal menjernihkan menggunakan Blecing sebelum diedarkan kepada pelanggannya.

Hendri mengaku setiap bulan mengambil minyak dari Muba sebanyak 12 ton dengan modal pembelian sebesar Rp. 4.000 per liter dan harga jual kepada para agen sebesar Rp. 4.500 per liter. Sedangkan agen atau pengecer kemudian menjualnya dengan pelanggan sesuai dengan harga di pasaran Rp. 7.500-8.000 per liter.

Namun Hendri mengaku tidak mengetahui apakah Blecing yang digunakan sebagai penjernih minyak dari Muba tersebut apakah dijual bebas atau tidak. Dia mendapatkan pembersih BBM tersebut dari Muba bersamaan ketika mengambil minyak dari sana.

“Saya tidak membeli minyak mentah. Saya membeli minyak sudah jadi. Dan setelah dicampur dengan zat pembersih kemudian langsung diedarkan kepada masyarakat dan pengecer yang datang membeli,” katanya.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru ketika dikonfirmasi mengaku penangkapan terhadap tersangka berdasarkan laporan dari masyarakat. Polisi menemukan lokasi penyulingan BBM dengan modus pelaku mencampur BBM dari SPBU dengan minyak mentah dari daerah Muba.

Adapun dampak dari pemakaian minyak oplosan terseut kata Audie adalah kerusakan pada komponen mesin kendaraan baik sepeda motor maupun mobil karena zat yang terkandung tidak sesuai dengan BBM kendaraan.

“Awalnya kita menerima laporan adanya kerusakan pada komponen kendaraan yang dicurigai disebabkan oleh BBM yang tidak sesuai. Setelah diselidiki ternyata polisi menemukan adanya penyulingan BBM di kediaman tersangka. Saat ini kita terus melakukan pengembangan kemungkinan adanya tersangka lain dengan bisnis yang sama di OKU Timur ini,” katanya.

Baca juga:Ada Lokasi Penimbunan dan Penyulingan BBM Illegal di OKUT

OKUT-Waykanan Kerjasama Kelola Bandara Gatot Subroto