Polisi Tembak Mati Kadus Harjowinangun

Tersangka Burnawi terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dengan menembak polisi ketika akan ditangkap

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Aparat Kepolisian Polres Kabupaten OKU Timur menembak mati Kepala Dusun Harjowinangun, Kecamatan Belitang bernama Burnawi (31) Warga Desa Harjowinangun Kecamatan Belitang Kamis (22/9/2016) karena terlibat aksi pencurian dengan kekerasan (begal, red) serta penggunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Burnawi meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah sebelumnya sempat memberikan perlawanan kepada aparat kepolisian yang akan menangkapnya ketika sedang melakukan transaksi narkoba. Baku tembak tidak terelakkan ketika tersangka mencabut senjata api dari pinggangnya saat polisi mendobrak pintu tempat tersangka melakukan transaksi narkoba beberapa hari usai melakukan perampokan terhadap korbannya di ruas Jalan Tanggul Desa Sumberagung, Kecamatan Belitang III Minggu (4/9/2016) lalu sekitar pukul 08.00. dengan korban ET (24) warga Kecamatan Belitang II.

Pelaku saat itu memepet serta mengancam korban menggunakan senjata api hingga akhirnya korban menyerahkan sepeda motor jenis Honda beat yang dikendarainya kepada pelaku. Korban mengalami kerugian sebesar Rp. 10 Juta. Beruntung korban tidak mengalami luka karena tidak memberikan perlawanan ketika pelaku meminta sepeda motor yang dibawanya.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah senpira jenis revolver, satu selongsong, serta empat butir peluru 9 mm, satu paket sabu, timbangan digital, plastik klip sabu bekas paketan, satu buah virek kaca yang masih ada sabu bekas hisap.

Informasinya Jumat (23/9/2016) penangkapan terhadap Kadus Harjowingaun tersebut berawal ketika Polisi terus mendalami laporan korbannya yang telah dibegal pelaku beberapa hari sebelumnya. Polisi yang mengetahui akan ada transaksi narkoba di Desa Ringinsari Kecamatan Belitang III sekitar pukul 15.30. langsung bergerak cepat untuk melakukan penggerebekan. Polisi yang mendapati lokasi transaksi tersangka kemudian langsung mendobrak pintu.

Namun bukannya menyerah kadus Harjowinangun tersebut justru langsung mencabut pistol dari pinggangnya dan menembak polisi sebanyak satu kali. Beruntung usai mendobrak pintu polisi langsung besembunyi sehingga tembakan pelaku tidak mengenai anggota polisi. Sempat terjadi baku tembak selama beberapa menit antara polisi dengan kadus Harjowinangun tersebut. Polisi yang tidak ingin mendapat bahaya langsung mengambil tindakan tegas. Peluru polisi mengenai tubuh tersangka sebanyak dua kali dan menyebabkan tersangka meninggal dunia dit Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Tim jatanras Polda Sumsel Kembali Tembak grandong Asal OKUT

Baca Juga: Jaksa Langsung Tahan Bendahara SMAN 1 Belitang

Setelah memastikan tidak ada perlawanan dari tersangka polisi kemudian langsung menggeledah lokasi transaksi pelaku dan menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata api dan narkoba jenis sabu-sabu yang langsung diamankan. Sementara mayat pelaku langsung dibawa ke RSUD Lingot untuk dilakukan outopsi.

“Selain pelaku curas tersangka juga merupakan pemakai narkoba jenis sabu-sabu. Sempat terjadi kontak senjata dengan tersangka,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru didampingi Wakapolres Kompol Yulianto melalui kasubag Humas AKP Hardan.

Barang bukti miliki tersangka yang berhasil diamankan
Barang bukti miliki tersangka yang berhasil diamankan