Tanyakan TPP Pegawai Belum Dibayar

Ilustrasi TPP yang belum dibayar

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten OKU Timur mengkritisi pemerintah mengenai belum dibayarnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil  (PNS) yang ada Kabupaten OKU Timur sejak bulan Agustus 2016 lalu. Hal itu disampaikan anggota DPRD dari fraksi Hanura, Reza Alif Khodim saat rapat paripurna pemandangan umum fraksi atas raperda RAPBDP OKU Timur.

Menanggapi kritikan DPRD tersebut, wakil Bupati Fery Antoni yang hadir dalam paripurna dengan agenda jawaban Bupati OKU Timur atas pemandangan umum fraksi-fraksi  Kamis (6/10/2016) lalu mengatakan, penyebab tertundanya pembayaran uang TPP untuk seluruh PNS tersebut disebabkan karena belum disalurkannya Dana Bagi Hasil (DBH) baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi.

“Jadi harapan kami agar seluruh pegawai dapat bersabar hingga DBH disalurkan ke OKU Timur,” katanya.

Sementara sejumlah pegawai ketika dikonfirmasi membenarkan belum dibayarnya TPP tersebut sejak bulan Agustus lalu. Namun mereka memaklumi kondisi keuangan daerah yang saat ini sedang defisit yang bahkan bukan hanya terjadi pada OKU Timur saja melainkan juga terhadap daerah-daerah lainnya.

“Memang belum dibayar, namun mau bagaimana lagi. Kondisi defisit bukan hanya terjadi di OKU Timur saja. Bahkan kemungkinan seluruh daerah di Indonesia ini mengalami hal yang sama,” ungkap pegawai yang meminta namanya tidak ditulskan.