Kasat Pol PP: Perlu Kita Curigai Pencurian Rumah Sekda Ada Rekayasa, Mereka Positif Narkoba

Drs Vikron Usman
loading...

KABAROKUTIMUR, MARTAPURA – Pelaksana Harian (Plh) Kasat Pol PP Kabupaten OKU Timur Drs Vikron Usman MM mengaku curigai atas aksi pencurian yang terjadi di Rumah Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Idhamto Dipl Ing, merupakan rekayasa. Hal itu diungkapkan Vikron Senin (10/10/201).

Menurutnya, kedua anggota Sat Pol PP yang sedang melaksanakan piket pada saat malam kejadian Sabtu (8/10/2016) sekitar pukul 03.00 lalu atas nama Joko dan Maulana keterangannya saat diperiksa penyidik berubah-ubah. Bahkan jika dilihat di lokasi kejadian bukan hanya satu sepeda motor saja yang terparkir melainkan ada beberapa seped motor jenis Besar dan matic.

“Jadi kenapa mesti mengambil satu sepeda motor saja jenis Honda supra x 125 padahal dilokasi tersebut ada beberapa sepeda motor lain yang terparkir,” terangnya.

Menurut Vikron, pada saat malam kejadian kedua anggota Pol PP tersebut sedang tertidur sehingga bisa dengan mudah masuk ke rumah tanpa mereka ketahui. Namun yang mencurigakan adalah kunci gembok pagar yang sudah tidak ada lagi.

“Ada kejanggalan dengan keterangan dan kronologis kejadian. Kunci pintu pagar sudah tidak ada dan keduanya dalam keadaan tertidur. Ini hal yang aneh. Padahal mereka sedang bertugas. Saat ini keduanya sedang dalam pemeriksaan polisi,” katanya.

Bahkan lanjut Vikron, kedua anggota tersebut positif menggunakan Narkoba setelah dilakukan tes urine oleh pihak kepolisian sehingga menimbulkan kecurigaan terhadap aksi pencurian tersebur.

Baca Juga: Polisi Tangkap Honorer Pol PP dan PBK OKUT

Baca Juga: Honorer Pol PP OKUT ini Nyambi Menjadi Grandong
Sementara Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kasat Reskrim didampingi Kapolsek Martapura Kompol M Nasir membenarkan bahwa kedua petugas sat Pol PP tersebut positif narkoba ketika dilakukan pemeriksaan oleh satuan Narkoba Polres OKU Timur.

“Namun kalau narkoba bukan wewenang kita. Polsek hanya melakukan pemeriksaan terhadap kehilangannya saja apakah ada keterlibatan keduanya atau tidak, untuk masalah narkoba dikembalikan kepada satuan narkoba,” kata Nasir.

Baca Juga: Ratusan Juta Gaji TKS Sat Pol PP OKUT Dibawa Kabur Pencuri