Peternak Ikan OKU Timur Diminta Waspada

Ilustrasi penyakit cacar pada Ikan

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Tingginya intensitas curah hujan selama satu bulan terakhir dapat menimbulkan penyakit cacar pada ikan yang dapat menyebabkan menurunnya data tahan tubuh ikan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten OKU Timur Santio MM didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan Muhammad Irsadi Selasa (11/10/2016).

Menurut Santio, intensitas hujan yang cukup tinggi dapat menimbulkan penyakit cacar ikan yang diawali dengan gejala bercak-bercak putih susu pada tubuh ikan. Penyakit cacar ikan tersebut akan mudah terdeteksi pada ikan mas.

“Jika tidak segera diobati maka bercak putih tersebut akan membentuk semacam lapisan loebar seperti panu. Dalam kasus yang ekstrem, dalam waktu singkat seluruh permukaan tubuh ikan telah tertutupi lapisan putih tersebut,” jelasnya.

Pengobatannya untuk penyakit cacar ikan tersebut kata dia, bisa dengan cara menggunakan larutan senyawa arycil yang disuntikkan pada perut ikan yang mengalami sakit. Untuk dosis penyuntikan kata dia, tahap pertama dengan dosis satu Ml larutan satu persen arsenic dalam senyawa arycil yang kemudian dilanjutkan tiga kali penyuntikan dengan larutan lima persen.

“Namun kita menghimbau kepada peternak ikan untuk melakukan pencegahan sebelum ikan mengalami sakit cacar tersebut dengan cara menjaga kebersihan kolam dan kualitas air serta benih yang ditebar harus dipilih daya tahan tinggi. Selain itu, kita juga mnghimbau kepada peternak untuk memberikan imunisasi pada ikan ternaknya,” jelasnya.

Sementara Supri salah satu peternak ikan mengaku penyakit cacar ikan biasanya rentan terjadi pada ikan mas. Namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada ikan patin atau ikan mujaer. Namun kata dia, selama menjadi peternak ikan dirinya belum pernah melihat ikannya mengalami sakit cacar, hanya saja terkadang sakit yang diderita ikan adalah kerdil dan terkadang mati yang kemungkinan disebabkan oleh racun dari makanan.

Sumber: sripoku.com