Hindari Pungli, Dishub Hentikan Aktifitas Anggota Dijalan

Ilustrasi retribusi Penyumbang PAD
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Untuk menghindari adanya praktek Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, Dinas Perhubungan (dishub) Kabupaten OKU Timur menghentikan seluruh aktifitas pemungutan retribusi meskipun hal itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) dalam upaya peningakatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan Kadishub OKU Timur Junaidi sudah mengirimkan surat kepada Bupati dan Ketua DPRD mengenai pemberhentian aktifitas pemungutan retribusi seperti Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) maupun pengujian kendaraan bermotor (Ranmor) tersebut. Hal itu bertujuan untuk memininalisir praktek pungli diinstansi tersebut.

“Sejak dua hari terakhir, kita sudah menghentikan seluruh aktifitas seperti Pemungutan Retribusi (TPR) yang ada di depan terminal Martapura kendati hal itu merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika selama ini petugas menunggu dipinggir jalan untuk mengambil retribusi, sejak dua hari terakhir dishub hanya mengambil retribusi kendaraan yang masuk ke terminal saja. Jika mereka tidak masuk maka mereka tidak perlu membayar,” katanya.

Dikatakan Junaidi, semua yang berbentuk pungutan sudah dihentikan, TPR, pengujian kendaraan bermotor. Semuanya sudah di stop sejak dua hari terakhir. Pihaknya mengaku tidak mengintinkan hal itu menjadi masalah dan sorotan dikemudian hari. Selain itu kata dia, pihaknya juga menekankan kepada seluruh anggota untuk tidak melakukan praktek pungli karena jika ada yang tertangkap maka dinas terkait tidak akan memberikan pembelaan.