Kepala KPT OKUT: Jangan Terima Sepeser-pun Dari Pembuat Izin

Kepala KPT Sonpiani

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Untuk memberantas tindakan Pungutan Liar (Pungli) terhadap masyarakat dan pelaku usaha yang akan melakukan pengurusan pembuatan izin, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Kabupaten OKU  Timur menekankan kepada seluruh pegawainya yang bertugas melayani pembuatan izin  untuk tidak menerima, melebihkan atau mengurangi pembayaran satu sen-pun.

Hal itu ditegaskan Kepala KPT Sonpiani sebagai bentuk dukungan atas instruksi Presiden dan menciptakan pegawai dan kantor pelayanan publik yang baik serta bebas dari pungutan liar.

“Untuk mengatasi praktek pungli terhadap masyarakat dan pelaku usaha yang membuat izin, kita telah memerintahkan kepada atasan masing-masing untuk mengawasi kinerja bawahannya. Selain itu diingatkan juga untuk tidak menerima satu sen pun kelebihan pembayaran dari masyarakat yang melakukan pengurusan izin,” katanya.

Lanjut Sonpiani, “Seperti contoh jika ada izin sebesar Rp. 5.55.025, maka pihaknya tidak akan menerima meskipun digenapkan 25 rupiah karena itu berbentuk pungli. Demikian juga sebaliknya, pihaknya tidak akan bersedia menambah 25 rupiah tersebut karena hal itu bisa berpotensi korupsi,” ungkap Kepala KPT Sonpiani.

Sonpiani mengatakan, salah satu upaya dalam mengatasi praktek pungli, dirinya menekankan untuk tidak mengambil pembayaran diluar ketentuan, dan jika ada yang kedapatan, maka pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan kesalahan.

“Masyarakat yang akan membuat izin juga dihimbau untuk datang dan mengurus sendiri secara langsung ke kantor KPT dan tidak melalui perantara. Kita pastikan jika semua syarat lengkap, maka akan dilayani dan berkasnya akan selesai dalam empat hari kerja,” tegasnya.