Bangun Bank Sampah di 20 Kecamatan

ilustrasi bank sampah

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) akan melakukan pembangunan bank sampah di seluruh kecamatan. Hal itu dilakukan agar sampah yang berasal dari rumah tangga bisa dimanfaatkan dan berguna bagi masyarakat.

“Bank Sampah tersebut akan menampung sampah rumah tangga. Selama ini sampah rumah tangga dibuang begitu saja bahkan secara sembarangang. Padahal itu bisa dimanfaatkan,” ungkap kepala Bapedalda Kabupaten OKU Timur, Zainoni Rabu (19/10/2016).

Agar sampah yang berasal dari rumah tangga tidak dibuang begitu saja kata dia, maka pihaknya akan membekali ibu-ibu dengan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengolahan sampah.

“Sampah sendiri digolongkan ada dua macam yakni organik dan an-organik. Sampah organik  karena proses pembusukan bisa terurai dan bisa digunakan untuk pupuk tanaman, seperti sisa sayuran dan makanan. Sedangkan sampah an-organik seperti plastik (poliprofilin), kertas, besi, aluminium dan jenis tembaga lannya tidak bisa terurai,” jelasnya.

Namun kata dia, sampah an-organik bisa dimanfaatkan bagi manusia terutama ibu-ibu rumah tangga jika memiliki tekhnik dan cara pengolahannya. Dengan adanya Bank Sampah tersebut disetiap kecamatan maka akan dibentuk kelompok bank sampah yang anggotanya adalah ibu-ibu rumah tangga yang bertugas mengajak warga terutama ibu-ibu untuk tidak membuang sampah sembarangan larangan membakar sampah.

Untuk sampah organik kata dia, bisa dimanfaatkan dengan menggunakan alat pencacah sampah  yang ada di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Minangbaru untuk kemudian diolah menjadi pupuk organik.

“Sedangkan sampah yang berasal dari plastik, kertas dan jenis tembaga lainnya akan dibersihkan dulu lalu kemudian dan kemudian dimanfaatkan menjadi barang rumahtangga yang bermanfaat seperti untuk kerajinan seperti vas bunga, tas, alas kaki dan kerajinan lainnya.