Terlibat Narkoba, Oknum Kades dan Kepsek Semendawai Timur Ditangkap Polisi

ilustrasi

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Oknum Kepala Desa Burnaijaya atas nama Maryadi dan Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Desa Tulungharapan Kecamatan semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur bernama Heri dikabarkan ditangkap Satnarkoba Polres OKU Timur karena diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu pada Selasa (18/10/2016) lalu sekitar pukul 02.00 dinihari dikediaman Kades Maryadi. Selain menangkap dua pejabat publik tersebut, Polisi juga informasinya menangkap satu warga sipil berinisial BM.

Camat Kecamatan semendawai Timur Abdul Halim ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan Kades dan kepala sekolah tersebut. Menurutnya, penangkapan tersebut dilakukan dikediaman Kades Burnaijaya yang saat itu dilokasi juga ada kepala sekolah SDN 1 Tulungharapan. Saat dilakukan penggerebekan kata dia, Polisi menemukan bong dan kondisi mereka (kades, dan kepsek) sedang dalam pengaruh narkoba.

“Saya tidak melihat langsung, namun berdasarkan informasi yang saya dapat memang mereka ditangkap dan BB yang ditemukan adalah bong dan mereka dalam pengaruh narkoba ketika ditangkap,” katanya.

Penangkapan Kades tersebut sebenarnya kata dia, berdasarkan ‘nyanyian’ dari satu tersangka yang ditangkap Polres OKI dari Desa Jahe Kecamatan Lempuing yang mengungkapkan bahwa narkoba yang ada padanya didapatkan dari kades Burnaijaya tersebut.

“Dari pengembangan tersebut kemudian polres OKI bekerjasama dengan Polres OKU Timur yang kemudian berhasil menangkap kades Burnaijaya serta kepala sekolah itu,” katanya singkat.

Berdasarkan Informasi yang diperoleh dilapangan menyebutkan, kepala Desa Burnaijaya tersebut ditangkap karena diduga merupakan bandar narkoba yang sebelumnya diduga pernah menjual narkoba kepada warga Desa Jahe yang terlebi dahulu ditangkap anggota Polres OKI.

“Informasinya masih simpang siur dan belum jelas apakah mereka merupakan pemakai atau bandar. Yang jelas pada Rabu (19/10/2016) dinihari lalu mereka ditangkap oleh satnarkoba karena diduga menjual dan kerap melakukan pesta narkoba jenis sabu-sabu,” ungkap warga Semendawai Timur yang meminta namanya tidak dituliskan.

Sementara Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kasat Narkoba AKP Novan Dwi Putra ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan oknum Kades dan Kepala Sekolah tersebut.

“Saat digrebek kita menemukan alat penghisap sabu atau bong dari kediaman tersangka. Sampai saat ini kita masih melakukan pengembangan dan kedua tersangka masih diamankan di Mapolres OKU Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Nasional OKU Timur Drs M Ali Pasyai melalui Sekretaris Dinas Zainal Arifin mengaku baru mengetahui jika ada oknum kepala sekolah yang ditangkap karena diduga pesta sabu.

“Kita juga baru mengetahui dan setelah dikonfirmasi memang benar adanya Kepala Sekolah yang ditangkap. Untuk itu kita menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan untuk posisi Kepala Sekolah untuk sementara kita tunjuk Plh (Pelaksana harian),” ungkap.

Sumber: sripoku.com