Iptu Arif: Meski Miliki 10 Senpi Tidak Akan Diproses

Foto: Istimewa/ Kapolsek BP Peliung IPDA Arif Usman saat menerima serahan senjata api dari camat Jon Kenedi.
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Kapolsek BP Peliung Iptu Arif Usman menerima serahan Senjata Api Rakitan (Senpira) dari masyarakat yang diserahkan langsung oleh camat Jon Kenedi dan disaksikan tokoh masyarakat kepada pihak kepolisian Senin (24/10/2016). Sebanyak empat senpira masing-masing dua senjata api laras panjang dan dua senjata api laras pendek serta amunisi diserahkan untuk dimusnahkan.

“Berkali-kali kita sudah himbau masyarakat agar dengan sukarela menyerahkan senpi yang mereka punya dan simpan sebelum dilakukan penggeledahan. Karena jika kedapatan menyimpan dan memiliki senpi maka akan diancam dengan hukuman pidana sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.

Namun jika menyerahkan dengan sukarela, Arif memastikan polisi tidak akan memprosesnya secara hukum meskipun senjata yang disimpan dan dimiliki cukup banyak sekalipun. “meskipun warga memiliki sepuluh senjata api. Jika diserahkan maka tidak akan diproses. Namun sebaliknya. Meskipun hanya memiliki satu saja, jika digeledah maka akan diproses secara hukum dengan ancaman diatas 15 tahun penjara,” tegasnya mengingatkan.

Sementara Camat BP Peliung Jon Kenedi mengapresiasi warga yang bersedia menyerahkan senpi yang mereka miliki untuk dimusnahkan. Karena kata dia, apapun alasannya menyimpan dan memiliki senpi adalah melanggar hukum dan tidak diperkenankan.

“Kita terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak menyimpan dan memiliki senpi. Masyarakat kita himbau untuk segera menyerahkannya,” katanya.

Sumber: Sriwijaya Post