Polres OKU Timur Siagakan 10 Pleton Pasukan

Kapolres OKU Timur saat menjadi inspektur upacara dalam mengantisipasi situasi kontijensi di OKU Timur.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA Untuk  menjaga kondisi daerah agar tetap kondusif dalam rangka kesiapan  menghadapi  situasi kontijensi, Polres OKU Timur Kamis (27/1/2016) melaskanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan menghadapi situasi kontijensi.

Apel pasukan yang berlangsung di halaman Mapolres OKU Timur tersebut dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara (Irup) Kapolres AKBP Audie S Latuheru, diikuti anggota TNI AD dari Kodim 0403 Baturaja dengan jumlah personil masing-masing satu  pleton dari Sat Pol PP, Senkom, Dishub,  PBK serta Gabungan Reserse dan Intel, Gabungan Polsek, gabungan staf, dan Sat Lantas, Sat Sabhara.

“Seluruh elemen agar tetap menjaga silaturahmi antar instansi  dan menjaga agar kondisi daerah ini tetap kondusif. Perlu dipahami bersama apel gelar pasukan yang diselenggarakan diseluruh kesatuan wilayah ini bertujuan untuk melihat kesiapan personil dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta unsur terkait dalam rangka menghadapi situasi kontijensi di OKU Timur,” katanya.

Kapolres melanjutkan, kesiapan pasukan tersebut untuk meminimalisir adanya rencana aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh gabungan mahasiswa yang akan dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia menuntut dua  tahun kinerja presiden dan wakil presiden pada 28 Oktober 2016. Selanjutnya aksi unjuk rasa mogok massal oleh  sopir tangki Pertamina yang memperotes perbaikan ekonomi dana dan intimidasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT Patra Diaga Depot Plumpang yang dilaksanakan pada  1 November 2016.

“Selain itu juga adanya aksi unjuk rasa gabungan organisasi Islam yang menuntut proses hukum adanya dugaan penistaan agama yang dilakukan salah satu Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta. Selain itu, fenomena perubahan iklim cuaca yang sangat berdampak dan berpotensi terjadinya bencana alam diantaranya  banjir, angin puting beliung serta tanah longsor,” katanya.

Menyikapi hal itu kata dia, tentunya ketiga agenda aksi Unras dimaksud dan kerawanan potensi bencana alam merupakan hal yang perlu diantisipasi sehingga stabilitas keamanan dan ketertipan masyarakat khsusnya OKU Timur  dapat terjaga.