Hati-Hati, Kaki Gajah Sebabkan Lumpuh Permanen

Pemberian Obat Filariasis pencegahan penyakit kaki gajah kepada siswa dan pegawai secara simbolis.
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Untuk mencegah penularan penyakit kaki gajah yang disebarkan oleh nyamuk dan dapat menyebabkan penderitanya mengalami cacat permanen, Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur melakukan pemberian obat filariasis secara cuma-cuma kepada seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Penyakit Menular Umaidah Kosim Jumat (28/10/2016) usai melaksanakan upacara peringatan sumpah pemuda mengatakan, upaya pemerintah melakukan pencegahan penyakit menular tersebut dilakukan dengan cara meberikan obat ditempat keramaian seperti pasar, sekolah maupun dengan door to door ke rumah masyarakat.

“Program pemberian obat filariasis ini dilaksanakan sejak tanggal 17 Oktober hingga 30 November mendatang dengan harapan seluruh masyarakat dapat meminum obat yang bisa mencegah penyakit kaki gajah tersebut,” kata Umi.

Menurut Umi, obat pencegah penyakit kaki gajah tersebut diberikan kepada seluruh masyarakat mulai dari usia 2-70 tahun kecuali masyarakat yang memiliki kondisi khusus seperti darah tinggi, penyakit kronis, dan wanita hamil.

“Seluruh masyarakat berpotensi menderita penyakit kaki gajah. Kita anjurkan untuk meminumnya sebagai bentuk pencegahan. Namun tetap ada pengecualian penundaan meminum obat tersebut bagi mereka yang memiliki penyakit kronis dan sebagainya,” ungkapnya.

Dikatakan Umi, penyakit kaki gajah disebabkan oleh Cacing Mikrofilaria yang penyebarannya melalui nyamuk. Seluruh masyarakat kata dia, berpotensi menderita penyakit tersebut karena penyebarannya melalui seluruh nyamuk, berbeda dengan penyebaran malaria ataupun demam berdarah yang hanya disebabkan oleh nyamuk khusus.

“Memang penyakitnya dari cacing, namun penyebarannya melalui nyamuk. Semua nyamuk bisa menyebarkannya. Untuk itu kita menghimbau masyarakat agar dapat meminum obat pencegah penyakit kaki gajah tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, jika sudah terkena penyakit kaki gajah, maka sangat sulit untuk disembuhkan secara total karena kelumpuhan yang disebabkan oleh virus tersebut permanen. Namun kita tetap memberikan obat agar yang bersangkutan bisa kembali normal.

“Sebenarnya penyakit kaki gajah ini tidak hanya pada kaki saja. Namun bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh yang tergigit nyamuk yang sudah terjangkit virus tersebut. Ciri-cirinya adalah adanya pembengkakan pada anggota tubuh,” jelasnya.

Menurutnya, untuk kabupaten OKU Timur kasus penyakit kaki gajah dalam kurun waktu 2012-2015 sebanyak 19 orang dengan mayoritas berlokasi di wiayah trans Batumarta.