Bupati OKUT: Jangan Pernah Meminta Jabatan, Kami Prioritaskan Yang Berpotensi

Foto: ist /Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat melantik dan mengukuhkan 102 pejabat eselon di Lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Sebanyak 102 Pejabat di Kabupaten OKU Timur mulai dari eselon III hingga eselon II mengikuti pengukuhan dan pelantikan Kamis (10/11) sore di Aula Bina Praja.

Pelantikan dilaksanakan langsung oleh Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan wakil Bupati Fery Antoni SE.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut dilaksanakan untuk menata organisasi pemerintah sesuai dengan UU yang berlaku.

Selain pelantikan, dilakukan pula pengukuhan terhadap sejumlah Kepala Dinas yang dinasnya sudah dirampingkan menjadi satu seperti dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Pengairan yang dijadikan menjadi satu.

Dinas Pasar yang dihilangkan dan dikembalikan ke Disperindang, serta Dinas Kehutanan dan perkebunan yang dilebur ke dinas TPH. Serta beberapa dinas yang lainnya.

Bupati OKU Timur HM kholid MD usai melantik ratusan pejabat tersebut mengatakan, jumlah pejabat eselon yang ada di OKU Timur saat ini sebanyak 642 Eselon dan dilakukan pengurangan eselon sebanyak 224 orang yang tidak ada wadah penempatannya.

“Sekali lagi ini bukan keinginan dan kehendak dari bupati maupun wakil bupati. Ini merupakan amanat undang-undang yang harus dilaksanakan. Namun para pejabat yang belum memiliki tempat untuk tidak berkecil hati, karena penataan ini akan terus dilakukan jika ada pejabat yang tidak bekerja maksimal dan tidak memiliki inovasi,” kata KHolid.

Bahkan Kholid berpesan kepada seluruh pejabat untuk tidak meminta-minta jabatan baik kepada Bupati maupun wakil Bupati karena kata dia, dalam pemberian amanat jabatan semuanya sesuai dengan kemampuan dan kualitas pejabat yang bersangkutan.

“Kalau tidak sesuai kemampuannya, bisa jadi dua minggu atau satu bulan kemudian akan dilakukan penataan dan pelantikan ulang terhadap para pejabat tersebut. Tidak usah minta-minta jabatan. Kami memberikan prioritas kepada mereka yang memiliki inovasi dan keinginan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kholid.

Sumber: Sriwijaya Post