Tumpukan Narkoba, Ratusan Senpi Hingga Jutaan Upal Dimusnahkan

Pelaksanaan pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah memperoleh kekutan hukum tetap oleh unsur muspida.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Tumpukan Narkoba, Ratusan senpi serta jutaan uang Palsu dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur Senin (14/11/2016) sekitar pukul 10.00. Tumpukan Barang Bukti  (BB) tersebut dimusnahkan setelah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan oleh Kajari OKU Timur mas Suhartoyo SH, M.hum, disaksikan Sekda, Ketua DPRD, Danpuslatpur, Danyon Armed, Anggota DPRD dan unsur Muspida.

Pemusnahan BB tersebut diawali secara simbolis oleh unsur muspida yang hadir dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan oleh jaksa eksekutor Wawan Setiawan SH selaku kasi tindak pidana Umum disaksikan seluruh undangan yang hadir.

“Pemusnahan ini dilakukan setelah memiliki kekuatan Hukum tetap. Untuk senjata api sebagian besar digunakan untuk tindak kejahatan Begal dan Curat. Sedangkan untuk kejahatan yang paling menonjol saat ini adalah curas dan Narkoba. Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku kejahatan tersebut,” ungkap Suhartoyo.

Menurut Kajari, jumlah BB yang dimusnahkan tersebut berasal dari 180 perkara selama priode tahun 2015 hingga 8 November 2016. Untuk senjata api kata dia, semuanya merupakan senjata yang digunakan oleh pelaku tindak kejahatan baik pencurian dengan kekerasan maupun dengan pemberatan.

“Sementara untuk kasus yang paling menonjol di OKU Timur dalam kurun waktu 2015-2016 adalah kejahatan konvensional seperti curas dan narkoba. Untuk para pelaku sudah dipastikan tidak akan diberi ruang maupun toleransi karena kejahatan yang mereka timbulkan sangat meresahkan masyarakat,” katanya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Timur Drs Idhamto Dipl Ing dalam sambutannya mengatakan para pelaku kejahatan dengan menggunakan senjata api maupun para pelaku yang menyalahgunakan narkoba sudah ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Hal ini harus dijadikan contoh bagi generasi muda penerus bangsa agar tidak mengikuti jejak pelaku kejahatan,” katanya.