Sungai Komering Meluap, Masyarakat Waspada Banjir

Sejumlah warga yang berusaha menghindari luapan air dengan cara duduk dipagar rumah.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Aliran Sungai Komering di Kabupaten OKU Timur yang meluap dalam beberapa hari terakhir yang disebabkan akibat hujan yang turun secara terus menerus baik di daerah hulu sungai Kabupaten OKU Selatan maupun di wilayah Martapura membuat sejumlah rumah dan lahan persawahan warga tergenang.

Luapan air sungai yang terus meninggi membuat warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai Komering luapan air yang dapat menyebabkan banjir terus meninggi sehingga menyebabkan pemukiman mereka terendam. Setiap tahun sejumlah wilayah di Kabupaten OKU Timur terus dilanda banjir akibat luapan Sungai Komering.

Sedikitnya terdapat 15 kecamatan yang berpotensi mengalami banjir akibat luapan sungai Komering mulai dari pemukiman, persawahan hingga perkebunan warga. 15 kecamatan tersebut mulai dari kecamatan Bunga Mayang hingga kecamatan Cempaka yang lokasinya dekat dengan bantaran sungai Komering dan sebagian tertentu wilayah Belitang yang disebabkan oleh luapan Sungai Belitang maupun sungai Macak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur H Rusman ketika dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini OKU Timur masih aman walau sempat terjadi banjir pada Sabtu (19/11/2016) lalu.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan kepada aparat pemerintah mulai dari Kades hingga Camat agar segera melaporkan kepada pemerintah daerah jika terjadi bencana di suatu wilayah.

  “Memang ada 15 kecamatan yang rawan bencana di OKU Timur. Namun hanya enam kecamatan yang benar-benar siaga karena memang berbatasan langsung dengan bantaran sungai yang berpotensi banjir, longsor maupun angin puting beliung,” ungkapnya.