Kholid: OKU Timur Ini Dibangun Dengan Kebhinekaan

Penandatanganan deklarasi cinta damai dalam upacara kbihenkaan. Bhineka dan NKRI bagi masyarakat OKU Timur merupakan sebuah harga mati yang harus dipertahankan.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati di Kabupaten OKU Timur. Jika ada yang bermain-main dengan kebhinekaan dan NKRI maka pemerintah akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan instruksi dan kesepakatan bersama gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin.

Demikian disampaikan Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat memberikan sambutan dalam upacra kebhinekaan di halaman Pemkab OKU Timur Kamis (24/11/2016) yang diikuti berbagai element masyarakat dan unsur muspida.

“Jika ada yang bermain-main dengan kebhinekaan dan NKRI maka bekerjasama dengan TNI dan Polri sikat dan jangan sampai berlanjut. Kita sepakat untuk menjaga kebhinekaan itu di OKU Timur ini. Karena daerah kita ini dibangun dengan kebhinekaan jadi kita harus tetap mempertahankannya,” kata Kholid.

Menurut Kholid, dalam Kabupaten OKU Timur berbagai suku dan agama ada sehingga menjadi salah satu daerah fluralisme yang hingga saat ini tidak pernah terjadi konflik dan gesekan antar suku, agama maupun golongan. Hal itu menunjukkan bahwa OKU Timur merupakan sebuah daerah yang dibangun dengan kebihenkaan tersebut.

“Untuk itu dalam mempertahankan kebhinekaan tersebut bukanlah hal baru bagi kita. Daerah kita dibangun dengan berbagai suku dan agama, negara kita dibangun dengan kebhinekaan, jadi semuanya dibangun dengan keberagamaan dan berbagai suku serta agama,” tegas Kholid.

Dalam upacara kebhenikaan tersebut dilaksanakan juga deklarasi cinta damai dan penandatanganan deklarasi cinta damai oleh unsur muspida.