Pasca Robohnya Jembatan Tua, Akses Utama Jalur Komering Terputus

KABAROKUTIMUR.COM, OKUTIMUR –Jembatan yang menjadi akses utama jalur komering sekaligus penghubung wilayah Kecamatan Cempaka dengan Kecamatan Semendawai Barat, Selasa (29/11) sekitar pukul 17.30 Wib, roboh akibat tiang jembatan tak kuat menahan derasnya aliran air sungai.

Robohnya jembatan yang berlokasi di Desa Tanjungbatu, Kecamatan Cempaka, membuat sebagian besar pengguna jalan yang ingin menuju Kota Palembang dari wilayah Belitang terpaksa harus memutar arah dengan menggunakan jalur alternatif.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas PU Bina Marga, Ir Agus Sunaryo mengatakan, robohnya jembatan yang diperkirakan dibangun pada tahun 1938 tersebut disebabkan karena dua dari tiga pilar yang ada tak sanggup menahan derasnya aliran air sungai komering.

“Faktor usia pada struktur bangunan jembatan yang sudah tua tersebut sudah tidak kuat lagi menahan derasnya debit air sungai. Sekarang ini sedang ada pembangunan jembatan baru, namun masih belum selesai. Untuk sementara, para pengguna jalan Belitang-Palembang terpaksa harus memutar melalui Baturaja atau melalui desa Dabuk dan melalui LPI dan tembus ke Gumawang,” katanya.

Sementara, Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat dikonfirmasi via selular membenarkan adanya jembatan yang roboh. Dirinya juga mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses utama menuju Kota Palembang.

“Sebenarnya ditahun ini sudah ada pembangunan jembatan baru, tapi sejauh ini masih belum jadi,” imbuhnya.

Penulis : ebye